Find and Follow Us

Kamis, 24 Oktober 2019 | 05:17 WIB

Jurnalis Asing Allan Nairn Jadi TO TNI

Oleh : Marlen Sitompul | Kamis, 26 Juni 2014 | 16:16 WIB
Jurnalis Asing Allan Nairn Jadi TO TNI
Allan Nairn - (Foto:istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Allan Nairn pernah menjadi target operasi (TO) TNI. Hal itu dikatakan Koordinator Prabowo Media Center Budi Purnomo Karjodihardjo.

Allan Nairn adalah seorang jurnalis perang asal Amerika yang terkenal memiliki hubungan yang tidak baik dengan TNI. Ia tercatat tujuh kali pernah masuk ke Indonesia secara ilegal sejak tahun 2010.

"TNI bahkan pernah menyatakan akan menangkap Allan jika ia ketahuan kembali ke Indonesia," kata Budi, di Jakarta, Kamis (26/6/2014).

Direktur Komunikasi dan Media Timkamnas Prabowo-Hatta itu berpendapat Allan tidak ingin Prabowo menjadi presiden.

Dalam tulisan Allan secara eksplisit menyudutkan Prabowo. Salah satunya adalah dengan menuliskan fitnah mengenai pernyataan Prabowo soal Gus Dur.

"Pernyataan Allan Nairn adalah bagian dari black campaign yang terkoordinasi oleh sekelompok jurnalis asing yang tidak menghendaki Prabowo menjadi presiden," tegas Budi.

Selain tulisan Allan, Budi juga mencontohkan tulisan seorang jurnalis majalah TIME yang secara terbuka menentang kemungkinan terpilihnya Prabowo menjadi presiden. Dalam artikel tanggal 25 Juni 2014 berjudul "One of the Worst Pieces of Political Campaigning Ever".

"Jurnalis Yenni Kwok menulis: "Semoga Indonesia tidak pernah mengetahui (kepemimpinan Prabowo sebagai presiden)," jelasnya. [rok]

Komentar

Embed Widget
x