Find and Follow Us

Jumat, 20 September 2019 | 09:44 WIB

Kelompok Jenderal Orba Coba Jegal Prabowo

Oleh : Ajat M Fajar | Rabu, 16 April 2014 | 16:00 WIB
Kelompok Jenderal Orba Coba Jegal Prabowo
Prabowo Subianto - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menjelang Pilpres 2014, ada upaya dari sekumpulan purnawirawan jenderal yang melakukan manuver untuk menggagalkan pencapresan Prabowo Subianto.

Itu dikatakan Letjen (Purn) Suryo Prabowo. Dia menjelaskan, beberapa jenderal purnawirwan TNI cemas kalau Prabowo terpilih menjadi presiden. Alasannya karena mengetahui banyak hal pada masa lalu mereka.

"Pada zaman orde baru, Pak Prabowo ini kan the rising star, prestasi dan kemampuannya di kalangan militer di atas rata-tata. Selain itu sebagai menantu presiden (menantu Soeharto), dia juga memiliki akses pada kekuasaan," ujar Suryo di Jakarta, Rabu (16/4/2014).

Menurutnya, kecemasan ini didasari atas masa lalu mereka karena merupakan jenderal-jenderal yang tak loyal dan menentang Soeharto pada waktu itu.

"Jadi serangan negatif pada Pak Prabowo Subianto ini persoalan subjektif bukan objektif," tegasnya.

Mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) TNI ini mengatakan, purnawirawan jenderal yang melakukan manuver kepada Prabowo karena mereka tidak suka dengan visi dan misi yang diperjuangkan Prabowo sebagai capres.

"Mereka sepertinya cemas jika Prabowo terpilih menjadi presiden akan membuka semua kesalahan para jenderal itu di masa lalu. Mereka keliru jauh menilai Prabowo seperti ini. Sebagai siswa mentor Prabowo, saya paham betul Prabowo tipikal ksatria yang jujur, berani, tegas dan selalu berpikir ke depan bukan ke belakang. Jadi mereka tidak perlu cemas dengan Prabowo," jelas dia.

Lebih lanjut, Suryo menjelaskan seharusnya para purnawirawan jenderal ini tak perlu khawatir dengan kepemimpinan Prabowo nanti. Sebab dipastikan Prabowo tak akan membuka masa lalu mereka jika menjadi presiden.

"Prabowo sangat mecintai Indonesia, bagi Prabowo kemajuan Indonesia tidak bisa diraih dengan saling menuding dan mencari kesalahan. Prabowo bahkan mengajak para jenderal seniornya tersebut sama-sama berkontribusi bagi kemajuan Indonesia," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Ketua Umum DPP Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (PEPABRI) Agum Gumelar meminta Prabowo Subianto untuk sadar diri bertarung di Pilpres 2014.

Pasalnya Prabowo memiliki sejarah yang kelam khususnya saat aktif di militer. Pernyataan Agum Gumelar ini pastilah memiliki alasan.

Bagaimana seorang Prabowo yang merupakan calon presiden (capres) dari Partai Gerindra memiliki nilai minus di mata Agum Gumelar, yang tak lain adalah bekas komandannya saat berdinas di Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Namun nilai minus itu tidak sebombastis seperti disampaikan oleh Agum. [gus]

Komentar

x