Sabtu, 25 Oktober 2014 | 16:25 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Prediksi Koalisi Partai di Pilpres 2014
Headline
ist
Oleh: Marlen Sitompul
nasional - Rabu, 9 April 2014 | 06:00 WIB
Berita Terkait

INILAHCOM, Jakarta - Berdasarkan hasil beberapa lembaga survei, diprediksi ada tiga pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan bertarung di Pilpres 2014. Bagaimana prediksi koalisi partai di Pilpres nanti?

Pengamat politik dari Indo Barometer, M Qodari mengatakan tiga pasangan capres yang akan bertarung di pilpres nanti adalah PDIP, Golkar, dan Gerindra.

"Idealnya kita lihat dari hasil pileg, tapi sementara berdasarkan terawangan survei itu ada tiga, Jokowi, Ical, Prabowo," katanya kepada INILAHCOM, Selasa (8/7/2014).

Untuk pasangan cawapresnya sendiri, kata Qodari, ketiga partai itu akan menjalin koalisi. PDIP misalnya, sudah memiliki tiga partai yang sudah melakukan komunikasi politik. "Kalau PDIP itu sementara ini ada PAN, PKB, dan NasDem," ujarnya.

Partai Golkar diprediksi akan menjalin koalisi bersama dengan Partai Demokrat. Menurutnya, PKB terbuka untuk berkoalisi dengan partai penguasa di zaman orde baru itu.

"Kalau Golkar itu sementara dugaan saya Golkar dan Demokrat. Untuk PKB itu ada kemungkinan ke PDIP dan Golkar, karena Ical itu mengincar wapres dari Jatim," jelasnya.

Sedangkan Partai Gerindra, bisa saja berkoalisi dengan Partai Demokrat. Selain dengan Golkar, kata Qodari, peluang Demokrat berkoalisi dengan Gerindra juga terbuka.

"Gerindra dengan Demokrat juga mungkin, bisa juga capresnya mengawinkan jenderal dengan jenderal, Prabowo berpasangan dengan Pramono Edhie," jelasnya lagi.

Selain itu, lanjut Qodari, partai besutan Prabowo itu juga melirik partai Islam seperti PPP dan PKS.

"Gerindra sama PPP itu sinyalnya cukup kuat, bisa ditambah PKS lagi. Sementara PKS itu bisa ke Golkar dan Gerindra," katanya.

Bagaimana dengan Partai Hanura?, kemungkinan besar partai itu tidak ikut menjadi peserta di Pilpres 2014. Mengingat, partai pimpinan Wiranto itu sudah sejak awal menentukan cawapresnya. "Hanura kemungkinan sendiri, bisa abstain," tandas.[bay]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
11 Komentar
goyon
Senin, 12 Mei 2014 | 12:04 WIB
prabowo yes....berpasangan sekalipun dengan siapapun tetep menjadi RI1,....gx cm modal populer,sederhana,jujur..klo gx tegas mencla mencle bt apa....
rudi ahmad
Kamis, 8 Mei 2014 | 14:42 WIB
betul...usuf kslls atau Machfud MD
jati suseno
Kamis, 8 Mei 2014 | 14:11 WIB
saya tidak begitu memihak siapa yang akan memenangkan pilpres nanti yang penting harapan seluruh bangsa indonesia tercinta dapat terwujud menjadi negara maju.prediksi saya antara pak jokowi dan pak prabowo yang mampu membawa indonesia menjadi negara maju.meski yang menang nanti diluar itu harapannya tetap indonesia satu
yamsuddin, SE
Minggu, 27 April 2014 | 18:25 WIB
Sosok prabowo subianto adalah kapasitas presiden indonesia, hanya beliau yg pantas untk mengembalikan citra negara pilihlah beliau
MUHAMMAD TAUFIK
Minggu, 27 April 2014 | 08:45 WIB
Prediksi saya : PDIP-Nasdem Golkar-Hanura-PKS Gerindra-Demokrat-PAN-PKB-PPP Inilah prediksi saya, dilihat dari beberapa hari belakangan ini. Alasan PDIP tidak mendapatkan teman koalisi karena mereka tidak mau membangun koalisi gemuk jauh@ hari sudah disampaikan jokowi. Golkar sudah mengusung Ical sebagai Capres dan kemungkinan wapresnya dari partai koalisinya. Kalau Gerindra sudah menawarkan diri dari sebelum pileg untuk bersama2 partai lain membangun Indonesia yang lebih baik. Semoga terwujud. Amin
buddy
Jumat, 25 April 2014 | 12:04 WIB
saya dukung jokowi dan ahok sbgai capres dan cawapres...
Budiyanto
Jumat, 25 April 2014 | 09:07 WIB
Kalau pridiksi saya yang maju pilpres jokowi,ical,dan hasil konvensi demokrat.... kayaknya partai apapun sulit gabung dengan gerinda....
abulocong
Jumat, 25 April 2014 | 08:54 WIB
tidak ada yang pantas dan cocok untuk memimpin indonesia saat ini,seperti sosok prabowo: agar itu indonesia tidak bisa diremehkan negara lain........Sekali Prabowo tetap prabowo....itu harga mati ..
basuki
Rabu, 23 April 2014 | 17:40 WIB
Mati urip tetep prabowo ku
Dodi Suharyadi, M.Pd
Minggu, 13 April 2014 | 21:14 WIB
Hidup Prabowo ! Mantap sekali berkoalisi dengan partai Islam agar ideologi Islam dapat diakomodir. Hati-hati memilih capres/cawapres yang berkedok Islam, jangan smpai dualisme.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER