Rabu, 22 Oktober 2014 | 22:23 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Andi Mallarangeng Tolak Dakwaan JPU KPK
Headline
Andi Mallarangeng - (Foto:inilah.com)
Oleh: Anton Hartono
nasional - Senin, 10 Maret 2014 | 16:42 WIB
Berita Terkait

INILAHCOM, Jakarta - Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Andi Mallarangeng didakwa memperkaya diri. Tapi, Andi membantah dakwaan itu.

Setelah menjalani persidangan, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu akan melakukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan tersebut.

"Saya tidak melakukan pelanggaran hukum penyalahgunaan wewenang memperkaya diri sendiri. Minggu depan akan saya sampaikan eksepsi secara pribadi, kita lihat minggu depan," ujarnya, Senin (10/3/2014).

Menurutnya, isi surat dakwaan yang dibacakan oleh JPU di dalam persidangan terlalu banyak asumsi dan spekulasi yang berlebihan.

Atas dasar itulah, dirinya meminta kepada Majelis Hakim Tipikor untuk membacakan eksepsi pada pengadilan kedua nanti yang akan digelar Senin (17/3/2014) mendatang.

Namun dirinya enggan membeberkan apa saja isi dakwaan tersebut yang dianggap banyak asumsi dan spekulasi.

"Yang jelas, dakwaan itu dibuat untuk memberatkan saya," katanya berlalu.

Dalam dakwaan itu, Andi dikatakan memperkaya diri sendiri. Tetapi, melalui adiknya Andi Zulkarnain Anwar alias Choel Mallarangeng.

Dakwaan JPU juga menyebut Andi mengutus Choel yang mengurusi berbagai proyek di Kemenpora. Termasuk, dalam proyek Hambalang ini. [gus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER