Minggu, 27 Juli 2014 | 00:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PDIP: Gugatan Yusril soal UU Pilpres Berbahaya
Headline
Ketua DPP Bidang Hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan - inilah.com
Oleh: Fadhly Dzikry
nasional - Senin, 23 Desember 2013 | 15:10 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Uji materi (judicial review) terhadap Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang diajukan bakal calon presiden dari Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, dinilai sangat berbahaya.

Gugatan itu dapat menimbulkan gonjang-ganjing politik. Demikian dikemukakan Ketua DPP Bidang Hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan.

"Dengan uji materi itu, konstalasi politik kita bisa berubah benar," kata dia usai diskusi Refleksi Akhir Tahun PDIP, di Jakarta, Senin (23/12/2013).

Menurut Trimedya, jika tuntutan Yusril dikabulkan akan semakin banyak calon presiden yang akan mengajukan diri sebagai capres karena tidak adanya batas presidential threshold. Nantinya, mereka yang maju sebagai capres tidak bisa terfilter dengan baik.

"Akan berapa banyak nanti capres yang dengan mudah bisa maju, bagaimana masyarakat memilihnya," kata dia.

Dia menambahkan gugatan seperti ini juga sudah pernah diajukan ke MK pada 2008. Saat itu, MK menolak gugatan ini karena dianggap bertentangan dengan undang-undang. Jadi, Trimedya menilai tidak ada manfaatnya Yusril mengajukan gugatan karena hasilnya akan tetap sama.

Seperti diberitakan, Yusril telah mengajukan gugatan uji materi UU Pilpres ke MK. Dia meminta pelaksanaan pilpres bersamaan dengan pemilihan anggota legislatif. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER