Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 3 September 2015 | 19:54 WIB
Hide Ads

PDIP: Gugatan Yusril soal UU Pilpres Berbahaya

Oleh : Fadhly Dzikry | Senin, 23 Desember 2013 | 15:10 WIB

Berita Terkait

PDIP: Gugatan Yusril soal UU Pilpres Berbahaya
Ketua DPP Bidang Hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan - inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Uji materi (judicial review) terhadap Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang diajukan bakal calon presiden dari Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, dinilai sangat berbahaya.

Gugatan itu dapat menimbulkan gonjang-ganjing politik. Demikian dikemukakan Ketua DPP Bidang Hukum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Trimedya Panjaitan.

"Dengan uji materi itu, konstalasi politik kita bisa berubah benar," kata dia usai diskusi Refleksi Akhir Tahun PDIP, di Jakarta, Senin (23/12/2013).

Menurut Trimedya, jika tuntutan Yusril dikabulkan akan semakin banyak calon presiden yang akan mengajukan diri sebagai capres karena tidak adanya batas presidential threshold. Nantinya, mereka yang maju sebagai capres tidak bisa terfilter dengan baik.

"Akan berapa banyak nanti capres yang dengan mudah bisa maju, bagaimana masyarakat memilihnya," kata dia.

Dia menambahkan gugatan seperti ini juga sudah pernah diajukan ke MK pada 2008. Saat itu, MK menolak gugatan ini karena dianggap bertentangan dengan undang-undang. Jadi, Trimedya menilai tidak ada manfaatnya Yusril mengajukan gugatan karena hasilnya akan tetap sama.

Seperti diberitakan, Yusril telah mengajukan gugatan uji materi UU Pilpres ke MK. Dia meminta pelaksanaan pilpres bersamaan dengan pemilihan anggota legislatif. [yeh]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.