Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 8 Desember 2016 | 07:12 WIB
Hide Ads

Tri Yulianto Dicecar Soal THR dari Rudi Rubiandini

Oleh : Firman Qusnulyakin | Minggu, 8 Desember 2013 | 10:00 WIB
Tri Yulianto Dicecar Soal THR dari Rudi Rubiandini
Tri Yulianto t - ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pasca operasi kanker prostat, anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Demokrat Tri Yulianto tetap diperiksa penyidik KPK. Dia dicecar soal pemberian dana THR dari Rudi Rubiandini.

KPK tak pungkiri jika pertanyaan seputar suap dari bekas Kepala SKK Migas, Rudi Rubiandini, dikonfirmasi.

"Bisa jadi informasi mengenai itu (THR) juga ditanyakan," ujar Johan, Minggu (8/12/2013).

Meski begitu Johan mengaku tidak mengetahui lebih rinci materi lain yang ditanyakan penyidik KPK kepada Tri. Pasalnya hal itu sudah masuk kategori materi penyidikan.

"Itu materi, saya tidak tahu," kata Johan.

Politikus Partai Demokrat itu diperiksa oleh dua orang penyidik KPK. Namun, sehari sebelum pemeriksaan, dokter KPK sudah mengecek kondisi kesehatan Tri. Hingga pemeriksaan pun dilanjutkan.

Johan memastikan hal itu bagian dari upaya KPK mempercepat kelengkapan berkas penyidikan kasus dugaan suap SKK Migas. Berkas ini diperkirakan bakal naik ke penuntutan pada dua pekan mendatang.

Sebelumnya, saat menjadi saksi dalam persidangan terdakwa bos Kernel Oil Indonesia Simon Gunawan Tanjaya, Rudi Rubiandini mengungkapkan dirinya memberikan uang yang diperuntukan sebagai Tunjangan Hari Raya (THR) sebagaimana permintaan dari anggota komisi VII DPR.

Nama Tri Yulianto mencuat setelah disebut menjadi operator pemberian THR dari mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubuandini ke anggota Komisi VII DPR.

Uang tersebut diambilnya dari pemberian bos Kernel Oil Singapura Widodo Ratanachaitong melalui pelatih golfnya Deviardi sebesar USD 300 ribu.

Selain itu, dalam dokumen berupa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana disebut juga pernah menemui Rudi untuk membicarakan soal THR tersebut. [gus]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x