Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 25 Agustus 2016 | 20:06 WIB
Hide Ads

Kasus THR Komisi VII DPR Berhubungan dengan ESDM

Oleh : Marlen Sitompul | Jumat, 6 Desember 2013 | 02:01 WIB
Kasus THR Komisi VII DPR Berhubungan dengan ESDM
Ketua KPK Abraham Samad - (foto: inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Uang yang diruangan Waryono Karno sebesar US$200 ribu diduga berhubungan dengan uang dollar tunjangan hari raya (THR) ke Komisi VII DPR.

Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, nomor seri beberapa uang dollar yang ditemukan diruangan Sekjend KESDM dengan uang THR yang akan diberikan ke Komisi VII DPR. Namun demikian, hingga saat ini penyidik KPK masih mendalami aliran suap tersebut.

"Iya jumlahnya sama, dan ada nomor seri yang beberapa sama, makanya kita telusuri hubungannya," kata Abraham, Jakarta, Kamis (5/12/2013).

Soal uang THR itu sendiri sebelumnya diungkap Deviardi dalam berita acara pemeriksaan (BAP) yang beredar di kalangan wartawan. Pengakuan Ardi dikuatkan dengan kesaksian Rudi Rubiandini saat menjadi saksi dalam sidang Simon, Kamis pekan lalu.

Dalam BAP dan kesaksian terungkap. Rudi sempat menyerahkan duit senilai $US200 ribu untuk Komisi VII DPR. Duit itu diserahkan Rudi lewat politisi Partai Demokrat Sutan melalui Tri Yulianto.

Belakangan beredar informasi jika nomor seri uang dollar AS yangdiberikan Simon Gunawan Tanjaya kepada Rudi Rubiandini, dengan yang diberikan Rudi untuk anggota Komisi VII DPR yang diwakili Tri Yulianto adalah sama. Ketika diminta ketegasan, Abraham masih mengelak untuk memastikan.

Yang pasti, kata Abraham, tim penyidik KPK masih terus mendalami dugaan aliran dana ke Komisi VII DPR. "Begini kita kan masih mendalami, dari adanya kesamaan nomor seri," tegasnya.

Sebelumnya, dalam persidangan perkara suap SKK Migas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rudi yang dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Simon Gunawan Tanjaya mengakui bahwa dirinya pernah dimintai sejumlah uang oleh anggota Komisi VII DPR untuk THR.

"Periode pertama, THR itu sudah saya serahkan ke seseorang bernama Tri Yulianto," ujar Rudi Rubiandini saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (28/11/2013).

Pada kesempatan itu, Rudi juga sempat menjelaskan, bahwa permintaan uang THR oleh Komisi VII saat itu sempat membuatnya tertekan. Maka, ia pun menceritakan uang tersebut ke pelatih golf nya, Devi Ardi.

Beruntung, saat itu Devi Ardi menyanggupi untuk membantu mencarikan uang permintaan politisi Senayan.

Berdasarkan catatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Rudi Rubiandini tercantum, bahwa saat jelang hari raya Idul Fitri, Sutan Bhatoegana pernah meminta uang kepadanya sebesar USD 200 ribu untuk THR anggota Komisi VII DPR. Uang tersebut diberikan ke Sutan melalui Tri Yulianto.[man]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x