Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 29 Mei 2016 | 20:21 WIB
Hide Ads

PDIP Tak Rela Jokowi Dilirik Rhoma Irama

Oleh : Ajat M Fajar | Rabu, 4 Desember 2013 | 03:43 WIB
PDIP Tak Rela Jokowi Dilirik Rhoma Irama
Rhoma Irama dan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) - (foto: inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - PDI Perjuangan angkat bicara terkait ketertarikan Rhoma Irama meminang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sebagai pasangannya di Pilpres 2014 nanti.

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristyanto menilai pernyataan Rhoma Irama tersebut sebagai sebuah strategi untuk menaikan popularitas saja.

"Dengan gaya Rhoma ini, seolah ukuran pemimpin nasional adalah elektabilitas sehingga dia berusaha merangkul mereka yang punya efek elektoral, sah-sah saja," ujar Hasto di Jakarta, Selasa (3/12/2013).

Menurutnya, pernyataan Rhoma Irama ini bertolak belakang dengan apa yang pernah disampaikannya pada Pilgub DKI Jakarta tahun 2012 lalu dimana Rhoma pernah menyampaikan pernyataan yang berbau SARA kepada pasangan Jokowi-Ahok.

"Kami ingat pada pilgub masa lalu ada pernyataan Rhoma Irama kepada Jokowi," imbuhnya.

Hasto mengatakan, PDI Perjuangan sendiri memiliki pertimbangan khusus untuk Pilpres 2014 mendatang. Dimana PDI Perjuangan menginginkan sosok pemimpin masa depan yang memiliki platfom kebangsaan yang jelas.

"Yang kami pahami, pemimpin itu kan betul-betul yang harus pahami prinsip kebangsaan, sistem kesejahteraan, keadilan, dan ketuhanan di masa lalu," tandasnya.

Sebelumnya, kandidat calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rhoma Irama mengklaim dirinya cocok jika berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).

"Di dalam politik tidak ada yang tidak mungkin. Misalnya Rhoma nanti maju dengan Jokowi, itu nanti adalah pasangan ideal," kata Rhoma, di Jakarta, Selasa (3/12/2013).

Dia merasa memiliki kesamaan dengan Jokowi. "Saya lihat beliau (Jokowi) orang yang merakyat. Dangdut itu juga kan segmennya rakyat dan punya rakyat," ujarnya.[jat]

 

 

facebook twitter

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget