Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 27 Mei 2015 | 10:27 WIB
Hide Ads

Pemutusan Hubungan Diplomatik Harus Dikaji

Oleh : Firman Qusnul Yakin | Sabtu, 9 November 2013 | 22:17 WIB
Pemutusan Hubungan Diplomatik Harus Dikaji
(Foto:ilustrasi)

INILAH.COM, Jakarta - Pengamat Hubungan Internasional dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ganewati Wulandari mengatakan, pemutusan hubungan diplomatik harus mengkaji berbagai aspek.

Hal ini menyikapi soal desakan pemutusan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat dan Australia menyusul beredarnya kabar penyadapan.

"Harus dikaji juga sejauh mana efektifitas dengan pemutusan diplomatik itu, nilai kerugian untuk kepentingan nasional yang jauh lebih besar. Apa dengan pemutusan hubungan diplomatik dengan Amerika itu manfaat positifnya apa? Apakah malah tidak merugikan?," ujar Ganewati dalam diskusi di Cikini, Sabtu (9/11/2013).

Ganewati menakar, AS bukanlah negara yang kecil. AS merupakan negara memiliki kemampuan finance dan daya dukung militer yang global.

"Apakah kita siap untuk itu? Kita jangan lupa untuk ekspor saja untuk AS itu kan menjadi negara yang prioritas ekspor kan. Itu dalam konteks perdagangan," ujarnya.

"Lalu, dalam konteks keamanan regional apa kita akan mampu, kita tidak punya bekapan amerika untuk menghadapi Laut Cina Selatan. Jadi itu menurut saya hal-hal yang perlu kita pikirkan," papar Ganewati.

Dia mengingatkan kembali, ketika AS melakukan embargo militernya kepada Indonesia. Betapa sulitnya, militer Indonesia ketika membutuhkan sukucadang untuk alutsista yang ada.

"Itu hanya satu skrup dalam konteks hubungan dengan AS, karena semua peralatan kita buatan AS. Kita mau gagah-gagahan secara ril? Memang kita ada kertergantungam alutsista kita itu sebagian besar dari AS," jelasnya. [mes]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.