Kamis, 24 Juli 2014 | 17:42 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pemutusan Hubungan Diplomatik Harus Dikaji
Headline
(Foto:ilustrasi)
Oleh: Firman Qusnul Yakin
nasional - Sabtu, 9 November 2013 | 22:17 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pengamat Hubungan Internasional dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ganewati Wulandari mengatakan, pemutusan hubungan diplomatik harus mengkaji berbagai aspek.

Hal ini menyikapi soal desakan pemutusan hubungan diplomatik dengan Amerika Serikat dan Australia menyusul beredarnya kabar penyadapan.

"Harus dikaji juga sejauh mana efektifitas dengan pemutusan diplomatik itu, nilai kerugian untuk kepentingan nasional yang jauh lebih besar. Apa dengan pemutusan hubungan diplomatik dengan Amerika itu manfaat positifnya apa? Apakah malah tidak merugikan?," ujar Ganewati dalam diskusi di Cikini, Sabtu (9/11/2013).

Ganewati menakar, AS bukanlah negara yang kecil. AS merupakan negara memiliki kemampuan finance dan daya dukung militer yang global.

"Apakah kita siap untuk itu? Kita jangan lupa untuk ekspor saja untuk AS itu kan menjadi negara yang prioritas ekspor kan. Itu dalam konteks perdagangan," ujarnya.

"Lalu, dalam konteks keamanan regional apa kita akan mampu, kita tidak punya bekapan amerika untuk menghadapi Laut Cina Selatan. Jadi itu menurut saya hal-hal yang perlu kita pikirkan," papar Ganewati.

Dia mengingatkan kembali, ketika AS melakukan embargo militernya kepada Indonesia. Betapa sulitnya, militer Indonesia ketika membutuhkan sukucadang untuk alutsista yang ada.

"Itu hanya satu skrup dalam konteks hubungan dengan AS, karena semua peralatan kita buatan AS. Kita mau gagah-gagahan secara ril? Memang kita ada kertergantungam alutsista kita itu sebagian besar dari AS," jelasnya. [mes]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER