Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 6 Maret 2015 | 03:08 WIB
Hide Ads

Warga Sidoarjo Larang Jemaah MTA Gelar Pengajian

Oleh : - | Sabtu, 19 Oktober 2013 | 18:45 WIB
Warga Sidoarjo Larang Jemaah MTA Gelar Pengajian
(Foto: beritajatim.com)

INILAH.COM, Sidoarjo - Puluhan warga Desa Siwalan Panji mendatangi kantor MTA (Majlis Tafsir Alquran) di Jalan Lingkar Timur KM 2,3 Desa Siwalan Panji Kecamatan Buduran Sidoarjo, Sabtu (19/10/2013). Warga protes dan keberatan atas kegiatan pengajian rutin setiap Sabtu yang melibatkan jamaah MTA Sidoarjo dan Surabaya.

Jemaah lantas tidak diperbolehkan mengaji di lokasi tersebut. "Warga keberatan dan kegiatan MTA harus dihentikan di Siwalan Panji," teriak warga.

Melihat warga yang berdatangan, sekitar 60 jamaah MTA yang berdatangan mulai siang itu akhirnya mengurungkan niatnya. Setelah perundingan, jemaah pun membubarkan diri.

Dalam perundingan pimpinan MTA Agus Suprayitno dengan Forpimka (Forum Pimpinan Kecamatan) disepakati segala bentuk kegiatan MTA harus dihentikan di Desa Siwalan Panji. "Kami kecewa, mau mengaji mendalami isi Alquran dilarang," ujar salah satu jamaah yang mengaku akan pindah mengajinya di Surabaya.

Setelah perundingan, disepakati pengajian tidak digelar. Pihak MTA berencana akan melakukan gugatan. "Ajaran kami tidak sesat. Pengajian yang dilakukan jamaah, mengkaji isi kandungan Alquran," terang Agus. [beritajatim]

Berita Terkait Lainnya

10 Komentar

Image Komentar
JEVRY - Kamis, 7 November 2013 | 11:30 WIB
Kalo orang tau agama seharusnya orang islam yg gak sholat yg di urusi, itu hanya politik petinggi pemuka agama yang takut kehilangan job ngamen berkedok dakwah.
Image Komentar
SISWADI - Senin, 4 November 2013 | 08:23 WIB
Salut pada jajaran mta walau sudah di dholimi / difitnah . para pengurusnya mengkoordinir agar jamaahnya tetap menahan diri, karena orang mta menggunakan akal sehat. pentol pentol pendemo mbok tabayun/ cross cek. gk takut kalian dilaknat allah, mta dilindungi pemerintah ijinnya beres, legal peresmian oleh wakil presiden , baru baru ini juga didatangi mentri koor, bid ekomi, mui juga tak masalah. coba renungkan dg hati yang bening
Image Komentar
BUDI - Selasa, 29 Oktober 2013 | 11:13 WIB
Monggo buat saudara2 warga nahdiyin...perlu direnungkan lagi...mosok ngaji di tempat sendiri, biaya sendiri, ndak ngrusuhi amalan orang..kok dilarang...terus praktek pelacuran, perjudian, dibiarkan? smoga saudara2 dr nahdiyin makin pinter dan cerdas..
Image Komentar
HERMAN MAULANA - Selasa, 29 Oktober 2013 | 00:12 WIB
Kalo tidak busuk apa yang diajarkan mta,mana mungkin massa marah,,,kajian dan pemahaman wahabi..pemeroduk jihad nikah...dlll
Image Komentar
ZONA - Senin, 28 Oktober 2013 | 18:27 WIB
Santri ra mutu...wong ngaji al quran - hadist kok dibubarkee...beda aqidah dah ada dari dulu broo lagian mta bukan aliran sesat... ..!mta maju terus,nggak udah gentar,tetap istiqomah

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.