Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 25 Agustus 2016 | 18:24 WIB
Hide Ads

Jusuf Kalla jadi Pemantau Pilpres Azerbaijan

Oleh : Firman Qusnul Yakin | Kamis, 10 Oktober 2013 | 00:10 WIB
Jusuf Kalla jadi Pemantau Pilpres Azerbaijan
HM Jusuf Kalla - (Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - HM Jusuf Kalla menjadi pemantau pada pemilihan presiden di Kota Baku Ibukota Azerbaijan, Rabu (9/1/0/2013). Pria yang disapa JK mengelilingi sejumlah TPS yang ada disana.

Husain Abdullah selaku media officer JK mengatakan, kalau Jusuf Kalla mengelilingi kota Baku dan mengunjungi sebanyak lima tempat pemungutan suara (TPS). Dalam kunjungannya, mantan ketua umum partai Golkar itu menyampaikan penyelenggaraan pemilu disana sangat aman dan tertib.

"Pelaksanaan Pemilu sangat mengesankan, kita tidak melihat penjagaan yang mencolo. Bahkan, sepertinya tidak ada penjagaan aparat di TPS yang dikunjungi," ujar JK seperti yang dikutip dari Husain, Rabu (9/10/2013).

Ia melanjutkan, Indonesia harus belajar dari pemilu yang digelar oleh parlemen Azerbaijan terutama dari teknis pelaksanaan yang dinilai efisien dan rapi.

Di samping itu, JK yang dijuluki Jimmy Carter Asia Tenggara selama menjalankan tugas pemantauan berbincang dengan pemilih, petugas TPS dan saksi. JK juga menyempatkan diri mengawasi proses exit poll yang digelar oleh lembaga independen. Exit poll tidak semua TPS ada, hanya di beberapa TPS saja.

Kehadiran JK disambut hangat otoritas pemilu setempat, bahkan sejumlah media elektronik tidak kalah sigap memanfaatkan kesempatan mewawancarai JK, setelah mengetahui kehadiran mantan orang nomor dua di Republik Indonesia.

Disana, ada 1000 TPS dengan jumlah pemilih setiap TPS sebanyak 1200 orang, dan itu TPS pada umumnya terletak di sekolah. Selain itu, Pilpres ini diikuti oleh 10 kandidat yang siap bertarung dengan menurunkan saksi di TPS. Kebanyakan, yang menjadi saksi itu aktivis perempuan sehingga lebih menarik dilihatnya.

Pada tiap TPS disiapkan satu unit generator berkapasitas 2000 watt serta UPS untuk mengantisipasi jika tiba-tiba terjadi pemadaman listrik, meskipun kemungkinannya. Tetapi, ini sudah disiapkan genzet agar proses pemilu berjalan lancar.

Sebanyak 10 kandidat memperebutkan kursi presiden Azerbaijan yang berlangsung 5 tahun sekali. Presiden incumben Ilham Aliyev sudah berkuasa sejak pilpres 2003 lalu, menggantikan Heydar Aliyev ayahnya yang juga mantan Kepala KGB pada era Soviet Union.

Ilham sendiri masih disebut-sebut sebagai kandidat terkuat memimpin kembali negara kaya pecahan Uni Soviet yang terletak di tepi laut Kaspia itu.

Usai melakukan tugas pemantauan, M. Jusuf Kalla, diberikan kesempatan pertama untuk menggelar jumpa pers mengumumkan hasil pantauannya, pada hari Kamis (10/10/2013) di Hotel Four Season Baku Azerbaijan.[ris]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x