Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 30 Januari 2015 | 11:51 WIB
Hide Ads

Istri Sutarman: Mantan Pacar Saya Jadi Kapolri

Oleh : Marlen Sitompul | Rabu, 9 Oktober 2013 | 14:33 WIB
Istri Sutarman: Mantan Pacar Saya Jadi Kapolri
Kabareskrim Komjen Sutarman - inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Istri Kabareskrim Komjen Sutarman, Elly Sutarman tak pernah mengira sang suaminya dicalonkan menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Timur Pradopo.

"Kami mohon doa restu, saya sebagai istri tidak menyangka dan tidak pernah mengira, mantan pacar ini jadi Kapolri," kata Elly saat dikunjungi Komisi III DPR di kediamannya di Jalan Kurcica X Blok JF 58 No 11, Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (9/10/2013).

Menurut Elly, dirinya dan keluarga baru mengetahui akan kedatangan tamu dari para anggota komisi III pada Selasa sore kemarin. Karena itu, dia mengakui perjamuan kali ini kurang maksimal.

"Selamat datang bapak-bapak semuanya, kami mohon maaf bila dalam penerimaan kami ada kekurangan. Dan saya baru tau bapak-bapak dari DPR mau datang kerumah itu sore kemarin," ungkap Elly.

Rombongan Komisi III DPR yang datang ke kediaman calon tunggal Kapolri memang sengaja turun langsung untuk mengetahui kesiapan Sutarman. Komisi III DPR berdalih kunjungan ini ingin mengetahui dukungan keluarga untuk jabatan Sutarman yang baru nanti.

Selain kunjungan, komisi III juga akan melakukan serangkaian kegiatan sebelum dilakukannya fit and proper test terhadap Sutarman pada 17 Oktober 2013. Di antaranya, komisi III akan mendengarkan pandangan dari masyarakat luas dan lembaga swadaya masyarakat untuk menilai Sutarman, termasuk meminta masukan terhadap Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Komisi III DPR juga akan bekerja sama dengan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengetahui kekayaan dari mantan Kapolda Jawa Barat itu.

Anggota Komisi III DPR yang turut serta dalam kunjungan itu, adalah Ketua Komisi III DPR Pieter Zulkiflie, Edi Ramli Sitanggang (Demokrat), Nasir Djamil (PKS), Abu Bakar Alhabsy (PKS), Bambang Soesatyo (Golkar), Yoris Raweyae (Golkar), Ahmad Yani (PPP), Syarifudin Sudding (Hanura), Herman Herry (PDIP), Martin Hutabarat (Gerindra), Taslim Chaniago (PAN).[yeh]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

83055

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.