Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 20:44 WIB

Tingkat Kepercayaan kepada MK Merosot

Oleh : Marlen Sitompul | Minggu, 6 Oktober 2013 | 15:22 WIB
Tingkat Kepercayaan kepada MK Merosot
ist

INILAH.COM, Jakarta - Setelah terjadi penangkapan Akil Mochtar, tingkat kepercayaan publik terhadap Mahkamah Konstitusi (MK) di bawah 30 persen. Publik yang masih percaya kepada MK hanya 28 persen.

"Sebesar 66,5 persen tidak lagi percaya kepada MK sebagai benteng terakhir penegakan hukum," kata peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Ade Mulyana dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta, Minggu (6/10/2013).

LSI pernah menanyakan pertanyaan yang sama tentang kepercayaan publik terhadap MK pada survei nasional LSI tahun 2010, 2011, 2012 dan terakhir Maret 2013. Kepercayaan kepada MK selalu di atas 60 persen.

Survei ini menggunakan multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200. Margin of error 2,9 persen.

KPK menangkap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif Akil Mochtar di rumah dinasnya kompleks perumahan pejabat tinggi negara di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2013), pukul 22.00 WIB.

Di tempat yang sama, KPK juga menangkap anggota DPR dari Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Chairun Nisa dan pengusaha Cornelis Nalau. Sebanyak 294.050 dolar Singapura dan 22 ribu dolar Amerika dalam amplop coklat diamankan.

Akil diduga menerima suap terkait sengketa Pemilihan Bupati Gunung Mas yang sedang berproses di MK. Bupati Gunung Mas Hambit Bintih juga diciduk malam itu juga di salah satu hotel di Jakarta Pusat. [rok]

Komentar

Embed Widget
x