Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Juli 2016 | 09:37 WIB
Hide Ads

HUT TNI ke-68

Pramono Edhie Minta Alutsista TNI Diperkuat

Oleh : Marlen Sitompul | Sabtu, 5 Oktober 2013 | 06:16 WIB
Pramono Edhie Minta Alutsista TNI Diperkuat
Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Pur) Pramono Edhie Wibowo - (Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-68 pada 5 Oktober 2013, Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Pur) Pramono Edhie Wibowo meminta agar alat utama sistem senjata atau alutsista diperkuat. Sebab, alutsista merupakan peralatan pertahanan suatu negara yang sangat penting.

"Karena kuat tidaknya pertahanan sebuah negara, selain bergantung pada mentalitas, juga kepemilikan alutista mutakhir yang sebagai sebuah sistem pertahanan nasional suatu negara dari serangan asing," kata Mas Edhie, Jakarta, Jumat (4/10/2013).

Ia menegaskan, dengan memperkuat pertahanan melalui pemutakhiran alutsista, maka negara-negara di dunia khususnya negara tetangga tidak akan memandang Indonesia remeh.

Untuk menjadi negara kuat, Indonesia harus menguatkan pertahanan melalui peningkatan alutsista, sehingga negara tetangga tidak memandang remeh pada Indonesia. Indonesia harus kuat, tegasnya.

Dia menjelaskan, kemandirian militer melalui wujud penggunaan alutsista telah menjadi agenda militer sejak reformasi tahun 1998. Karena hampir 20 tahun alutsista Indonesia tidak diperbaharui. Alhasil Indonesia relatif tertinggal dalam teknologi dibandingkan dengan negara tetangga seperti di kawasan Asia Tenggara, ungkapnya.

Edhie mengaku sangat senang, apalagi sistem persenjataan militer Indonesia sudah bertambah, yakni dengan keberadaan tank Leopard buatan Jerman yang baru saja dibeli oleh pemerintah Indonesia. Alustista kita sekarang ini bagus-bagus semua, katanya.

Disinggung mengenai mahalnya biaya peremajaan alutsista, ia justru menganalogikannya dengan perawatan perempuan cantik. Wanita cantik saja mahal. Pria cakep juga mahal. Ada rupa ada harga. Pasti ada biaya perawatan dan segala macam. Begitu juga dengan alutsista, ujar dia.

Sebelumnya dia pernah mengusulkan pembelian sebanyak 40 unit roket dan peluncurnya dari Brazil, guna menguatkan pertahanan Indonesia.

Indonesia harus menjadi negara kuat, agar negara tetangga menjadi segan dan takut. Namun untuk menjadi negara kuat, Indonesia harus bersatu, rukun, dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Jangan membuat konflik sendiri, kata Pramono Edhie Wibowo.[jat]

Tag

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

Embed Widget

x