Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Juni 2017 | 01:54 WIB

Inilah Indikasi Kekuatan Modal di Belakang Jokowi

Oleh : R Ferdian Andi R | Selasa, 1 Oktober 2013 | 20:01 WIB
Inilah Indikasi Kekuatan Modal di Belakang Jokowi
Tokoh reformasi 1998 Amien Rais dan Gubernur DKI Joko Widodo alias Jokowi - (Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Tokoh reformasi 1998 Amien Rais secara keras mengritik Joko Widodo alias Jokowi terkait wacana pencapresannya dalam Pemilu 2014. Dia menyebut ada kekuatan modal di belakang Jokowi.

Menurut Amien, terdapat indikasi nyata dengan kekuatan modal di belakang Jokowi terkait pelaksanaan Pemilu Presiden 2014. Kelompok di belakang Jokowi terlalu kentara untuk mendorong gubernur DKI Jakarta itu muncul dalam Pilpres 2014.

"Kekuatan yang melambungkan Jokowi ke aras tertinggi itu memang terlalu kentara. Mereka tidak bisa menahan diri, sehingga orkestra dengan politik itu terlalu kentara," tandas pendiri dan mantan ketua umum DPP PAN itu kepada INILAH.COM di kediamannya di bilangan Gandaria, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2013).

Indikasi itu, jelas Amien, tampak dari pemberitaan media massa yang seragam, pengerahan cyber troops (pasukan dunia maya) yang bertugas menghantam siapa saja yang melakukan kritik terhadap Jokowi.

"Orang kritik Jokowi di media, nanti ada ratusan yang menghantam tanpa ampun yang dengan kata-kata semestinya tidak layak dan elok," kata Amien.

Mantan ketua MPR RI itu membandingkan dengan tokoh-tokoh lainnya seperti Prabowo Subianto termasuk Susilo Bambang Yudhoyono yang tidak memiliki pasukan di dunia maya yang memberi proteksi seperti dilakukan pendukung Jokowi.

"Jadi seperti cyber stroops, bayaran itu kan tidak wajar. Prabowo tidak mengalami seperti itu, SBY juga tidak ada. Jadi ini ngebet. Karena ngebet ya ketahuan. Saya punya kecenderungan, sebagai orang kampus yang dididik berpikir ilmiah memang tidak akan mengatakan kalau tidak yakin," tandas Amien. [yeh]

 
x