Rabu, 3 September 2014 | 11:36 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pergerakan Indonesia, Babak Baru Anas Urbaningrum
Headline
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum - (Foto: inilah.com/Agus Priatna)
Oleh: R Ferdian Andi R
nasional - Minggu, 15 September 2013 | 21:31 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum secara resmi meluncurkan organisasi massa Perhimpunan Pergerakan Indonesia, Minggu (15/9/2013). Ormas ini menandai kembali kiprah Anas di pentas panggung politik.

Saat menyampaikan sambutan deklarasi Rumah Pergerakan Indonesia, Anas Urbaningrum yang didaulat sebagai Ketua Umum Pergerakan Indonesia, menjawab sejumlah spekulasi yang beredar tentang ormas baru yang didirkan dengan sejumlah koleganya itu.

Anas menyebutkan Pergerakan Indonesia bukanlah gerakan perlawanan sebagaimana yang dpikirkan banyak orang tentang ormas yang ia dirikan. Menurut dia, gerakan melalui Pergerakan Indonesia untuk memajukan dan memuliakan kebudayaan Indonesia. "Ini ikhtiiar untuk memajukan harmoni sosial di dalam bhineka tunggal ika," ujar Anas.

Menurut dia, Pergerakan Indonesia bukan untuk menghadirkan permusuhan apalagi kebencian kepada siapapun. Ia menggarisbawahi, Pergerakan Indonesia antikemarahan, kebencian dan permusuhan.

Anas juga menjawab pertanyaan publik tentang Pergerakan Indonesia yang dinilai sebagai gerakan politik. Anas menyebutkan, Pergerakan Indonesia bukanlah gerakan politik. "Kami ingin memberikan warna dan substansi bagi bidang kehidupan yang ada di dalam kemajuan bangsa kita," papar Anas.

Dalam kesempatan tersebut Anas juga memberi pernyataan yang sifatnya menyindir. Anas mengkritik praktik politik yang tidak menghiraukan sistem meritokrasi yang berbasis kinerja. "Promosi politik berdasarkan prestasi kecakapan dan kemampuan, bukan hubungan keluarga, darah atau kemampuan memuji di luar takaran," seloroh Anas yang disambut tepuk tangan peserta deklarasi.

Dalam kesempatan tersebut Anas mengaku tidak khawatir dengan serangan politik seiring dengan deklarasi Pergerakan Indonesia. "Saya sudah kenyang diserang, tiap hari diserang," tukas Anas.

Rumah Pergerakan Indonesia (PI) secara resmi dideklarasskan di kediaman pribadi Anas Urbaningrum di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (15/9/2013). Sejumlah politisi Partai Demokrat tampak hadir seperti anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Achmad Mubarok, Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Saan Mustopa, Ketua Komisi III DPR RI Gede Pasek Suardika, anggota Fraksi Partai Demokrat Mirwan Amir, serta bekas Sekretaris DPD DKI Irvan Gani. Selain itu, sejumlah tokoh non Partai Demokrat juga tampak hadir seperti bekas Ketua KPU Nazaruddin Sjamsuddin, dan mantan komisioner KPU Mulyana W. Kusuma. [mdr]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
heru nugroho
Senin, 16 September 2013 | 09:24 WIB
support utk mas Anas, utk berikhtiar mnuju perbaikan yg positif sbg andil putra bangsa yg brkebangsaan. Bravo HMI.....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER