Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 29 Mei 2017 | 22:03 WIB

Jumlah UKM di Indonesia Capai 55,2 Juta

Oleh : Dewa Putu Sumetra | Jumat, 6 September 2013 | 02:15 WIB
Jumlah UKM di Indonesia Capai 55,2 Juta
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Syarif Hasan - (Foto : inilah.com/Dewa Putu Sumerta)
facebook twitter

INILAH.COM, Nusa Dua - Perkembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia kian meningkat dan kini mencapai 55,2 juta yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Syarif Hasan menyatakan dari puluhan juta UKM itu saat ini mewakili lebih dari 90 persen bisnis di Indonesia dan memberikan kontribusi sebesar 57 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

"Saya sangat bangga dengan pertumbuhan UKM Indonesia. Perkembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) hingga kini telah mencapai 55,2 juta yang tersebar di seluruh Indonesia," ujar Syarif Hasan di sela-sela pertemuan Micro-multinationals, SMEs Go Global, Kamis (5/9/2013).

Menurut Syarif, UKM di wilayah Asia Pasifik dapat memberikan kontribusi yang cukup signifikan pada perekonomian lokal. Tidak hanya itu, dengan penanaman teknologi informasi atau internet dalam memasarkan produknya diyakini UKM akan segera berkembang ke tingkat international.

"Mereka sangat tangguh. UKM tidak terpengaruh pada krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1997 dan krisis ekonomi 2008. UKM memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia dan pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung UKM," ucapnya.

Pertemuan Micro-multinationals, SMEs Go Global itu dihadiri oleh UKM dari wilayah Asia Pasifik di antaranya Indonesia, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam dan Vietnam. Sementara, pertemuan tersebut membahas beberapa tantangan yang dihadapi UKM seperti akses internet yang masih terbatas terutama di daerah pedesaan.

"Tidak tersedianya pembayaran online serta potensi peraturan yang dapat melarang perusahaan kecil melakukan hosting digital, menyebabkan terbatasnya kegiatan e-commerce. Itulah yang menjadi tantangan utama untuk mengembangkan sistem informasi dan internet dalam rangka mengembangkan sistem marketing online," jelasnya.

Sementara itu, Googles Asia Pacific Managing Director for Partner Business Solution, Michelle Guthrie mengungkapkan bahwa UKM akan mendapatkan keuntungan promosi produk dari penggunaan layanan website.

Menurutnya, dengan layanan internet, memungkinkan bagi UKM untuk memiliki toko online yang mampu menjangkau penjualan di tingkat international. "Kami percaya setiap UKM bisa, dan sebaiknya mendapatkan keuntungan dari internet seperti layanan email berbasis website sederhana sampai teknologi yang lebih canggih seperti toko online," imbuh Michelle.

Baginya, kini baru sebagian UKM yang memiliki website sehingga menjadi peluang besar untuk mengembangkan bisnis secara online, seiring dengan meningkatnya penggunaan internet di Indonesia dan wilayah Asia Pasifik.[dit]

 
x