Sabtu, 25 Oktober 2014 | 17:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kasus Impor Daging Sapi
PKS Menolak Dikaitkan dengan Bunda Putri
Headline
Humas DPP PKS Mardani Ali Sera - (foto:istimewa)
Oleh: Agus Rahmat
nasional - Rabu, 4 September 2013 | 14:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak dikait-kaitkan dengan sosok Bunda Putri. Sebab, cara kerja Bunda Putri dinilai bukan etika PKS.

"Saya sama sekali enggak kenal. Menurut saya, masuk dalam lingkaran PKS, buktikan, bongkar, hukum yang salah, karena ini menghianati AD/ART," jelas Humas DPP PKS Mardani Ali Sera, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/9/2013).

Mardani mengatakan, tidak pernah tahu dengan sosok Bunda Putri itu. Walaupun dalam sadapan telepon Ridwan Hakim, putra Hilmi Aminuddin, terdengar percakapan antara Bunda Putri dengan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq ketika itu.

"Saya juga bertanya, kenapa ini disebut-sebut. Saya pribadi tidak kenal, karena tidak kenal, saya tidak mau memposisikan," katanya.

Dia menolak jika sosok Bunda Putri adalah orang PKS atau dekat dengan PKS. Walau dari percakapan itu terlihat Ridwan Hakim dan Luthfi Hasan Ishaaq sampai begitu tunduk ke sosok Bunda Putri. "Saya tahu di DPP, majelis syuro, seharusnya saya kenal semua," tandasnya.

Sebagaimana ramai diberitakan, bahwa istilah Bunda Putri muncul dalam persidangan kasus korupsi proyek impor daging sapi di Pengadilan Tipikor Jakarta terdakwa Ahmad Fathanah, saat kesaksian Ridwan Hakim, beberapa waktu lalu.

Nama Bunda Putri kini ramai diberitakan setelah muncul rekaman mengenai pembicaraan yang diduga suara Luthfi Hasan Ishaq dan Ridwan Hakim. Ridwan mengenal Bunda Putri pada 2010 yang diakui sebagai mentor bisnisnya.[yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER