Kamis, 24 April 2014 | 10:15 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kasus Sisca Bikin Polisi Pusing
Headline
Fransisca Yofie - ist
Oleh: Dery Fitriadi Ginanjar
nasional - Jumat, 16 Agustus 2013 | 11:30 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Bandung - Kapolrestabes Bandung Kombes Sutarno memahami keraguan publik terhadap kasus pembunuhan pada Branch Manager PT Venera Multi Finance Fransisca Yofie. Karena itu, polisi sangat terbuka terhadap semua informasi dan kemauan sejumlah pihak melihat tempat kejadian perkara atau berbicara langsung dengan tersangka.

"Silakan ke TKP atau wawancara tersangka. Jangan melulu cerita saya saja supaya tahu ngarang atau tidak. Sangat wajar publik ragu," ujar Sutarno saat ditemui usai Sidang Paripurna di Gedung DPRD Kota Bandung Jalan Aceh, Jumat (16/8/2013).

Menurut Sutarno, selama ini publik tidak melihat langsung, hanya membaca tulisan, kabar dari mulut ke mulut, atau melihat tayangan televisi. Polisi sangat sadar kalau publik ingin mengetahui yang sesungguhnya.

"Ini pengalaman berharga bagi saya. Penyidik akan bekerja keras membuktikan keterlibatan siapapun. Sekarang wartawan mau ketemu tersangka, silahkan. Cek TKP, silakan," tandasnya.

Namun Sutarno menyoroti hal paling penting yaitu pihak yang merasa betul mengetahui kasus ini jangan asal bicara di televisi. Tetapi lebih baik membantu polisi mengungkap kasus ini agar semakin terang.

"Ini yang bikin pusing. Ternyata saat dipanggil, orang yang ngomong di teve itu tidak tahu. Dia juga katanya. Saya memahami keraguan masyarakat, ini mendorong saya bekerja keras. Bantu kami sehingga pelaku bisa diseret," tegasnya.[jul]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER