Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 5 September 2015 | 01:44 WIB
Hide Ads

Korupsi Benih, Kejagung Panggil Delapan Saksi

Oleh : Anton Hartono | Senin, 29 Juli 2013 | 19:55 WIB
Korupsi Benih, Kejagung Panggil Delapan Saksi
(Foto: inilah.com)

INILAH.COM, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) memanggil delapan orang saksi kasus dugaan korupsi Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) paket 1 tahun 2012 pada Direktorat jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI.

Dugaan tindak pidana korupsi BLBU tingkat I itu memiliki nilai kontrak Rp209.800.050.000 yang tidak sesuai dengan varietasnya serta beberapa pelaksanaan yang fiktif.

"Delapan orang dipanggil sebagai saksi dari Dirjen Tanaman Pangan Kementan," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Setia Untung Arimuladi, Senin (29/7/2013).

Delapan orang saksi yang dipanggil itu di antaranya Inspektur Jenderal Kementan Azis Hidayat, Pejabat Pembuat Komitmen Fahmi, Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi BLBU Provinsi NAD 2012 Dhani Permadi, Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi BLBU Provinsi Riau 2012 Bambang Budhiyanto, Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi Provinsi Bangka Belitung 2012 Gempur Aditya, Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi Provinsi Jambi 2012 Feroza Sulfia, Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi Provinsi Bengkulu 2012 Sigit Setiawan, dan Ketua Tim Monitoring dan Evaluasi Provinsi Sumatera Selatan 2012 Warsito Hadi.

"Semua saksi yang hadir diperiksa terkait pelaksanaan tugas dalam mengaudit pelaksanaan kegiatan PT Hidayah Nur Wahana atas realisasi BLBU tingkat I pada 2012," tambah Untung.

PT Hidayah Nur Wahana merupakan pemenang kegiatan pengadaan dan terkait dengan kegiatan-kegiatan pemantauan dan pengawasan dari awal sampai akhir pelaksanaan BLBU tingkat I di setiap provinsi. [mvi]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.