Rabu, 3 September 2014 | 11:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bisnis Investasi Yusuf Mansur Jauh dari Penipuan
Headline
Ustadz Yusuf Mansyur - (foto:inilah.com)
Oleh: Marlen Sitompul
nasional - Senin, 22 Juli 2013 | 13:31 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Bisnis investasi ala Ustaz Yusuf Mansur memiliki prinsip mengumpulkan dana dari masyarakat kemudian dikelolanya melalui dua skema usaha investasi. Namun bisnis investasi itu menuai polemik.

Menurut politikus PAN Viva Yoga, bisnis investasi tersebut cukup baik bagi masyarakat. Dia tidak yakin Yusuf Mansur melakukan bisnis investasi yang berdampak merugikan rakyat.

"Kalau saya menilai secara pribadi, dia itu seorang ustaz dan kiai, saya percaya dengan integritas dia, keilmuan dia soal agama," kata Viva kepada INILAH.COM, di Jakarta, Senin (22/7/2013).

"Kalau ada motivasi menipu dan ada penyimpangan dana umat, saya kira jauh sekali. Kalau ada saya rasa jauh, karena selama ini dia menyampaikan moralitas agama, kebaikan bagi umat," tambah Viva.

Viva menjelaskan Yusuf Mansur seorang ustaz yang selalu berdakwah dengan kedamaian dan kebaikan. Sehingga dia tak yakin bisnis yang dilakoninya akan merugikan seluruh umatnya.

"Selama ini beliau mengimbau kepada kedamaian, kebaikan, itu sebagai salah satu ciri dari Ustaz Yusuf Mansur," tegas Viva.

Meski demikian, dia berharap agar bisnis investasi itu dijalankan sesuai dengan undang-undang yang berlaku di tanah air. "Dengan praktik seperti itu memang harus sesuai dengan UU, karena juga harus sesuai dengan hukum di Indonesia," katanya.

Dana investasi dikelola Yusuf Mansur dari patungan usaha yang digunakan untuk mengakuisisi sebuah hotel dan apartemen. Lokasi hotel dan apartemen itu di dekat Bandara Soekarno-Hatta. Saat ini Yusuf mengaku sudah membeli sebuah hotel dari dana yang dikumpulkan dari masyarakat yang kebanyakan adalah jemaahnya. "Saya sudah akuisisi Hotel Topas senilai Rp 180 miliar," jelas Yusuf.

Rencananya, Yusuf akan mengembangkan hotel itu menjadi hotel untuk para peserta haji dan umrah setiap tahunnya. Sementara imbal hasil yang diperoleh investor mengacu pada keuntungan usaha. Artinya, jika usaha hotel tersebut menguntungkan, maka investor akan diberikan keuntungan sesuai dengan nilai investasinya.

Sedangkan untuk program patungan aset, pihaknya membelikan sebuah tanah kosong. Untuk proyek perdana program investasi ini, Yusuf telah menggunakan dana masyarakat untuk membeli tanah seluas 4,7 hektare yang berlokasi di dekat Bandara Soekarno-Hatta, tidak jauh dari Hotel Topas tersebut.

Berdasarkan situsnya, usaha investasi milik Yusuf Mansur sudah menampung ribuan investor yang sudah terkonfirmasi. Untuk investor yang ikut patungan usaha tercatat sebanyak 2.029 investor, dan untuk patungan aset tercatat sebanyak 365 investor. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
13 Komentar
novalwahyudi
Jumat, 3 Januari 2014 | 10:51 WIB
ingat emas di sumbawa, dan di papua , sudah mengkilap di negerinya, kapan dinegerikita .
novalwahyudi
Jumat, 3 Januari 2014 | 10:49 WIB
rakyat harus bergerak merobah keadaan ini, jangan biarkan pengeruk sumberdaya alam negara kita ini menghabiskan warisan nenekmoyangkita , dan hanya diberikan ampas , sama seperti pisang .
novalwahyudi
Jumat, 3 Januari 2014 | 10:45 WIB
menurut saya ini adalah langkah besar bagi rakyat yang sedang menderita menantikan kemerdekaan dari segala sisi, dan menurut saya rakyat sedang mencoba tidak memerlukan lagi suatu tangan pemerintah untuk mengubah nasipnya untuk memerdekaan alam indonesia yang sangat kaya raya ini dari cengkeraman asing. kalok ini berjalan tugusaja, saya yakin pemerintah tidak akan laku lagi .
mhd rizwan
Jumat, 1 November 2013 | 16:43 WIB
jika ini memang benar,saya ingin sekali mengikuti langkah2 sang ustad yusuf mansur
Moch. Luthfi Rahmadi
Kamis, 25 Juli 2013 | 13:18 WIB
Yusuf Mansur adalah tokoh yang inspirasional! Tidak banyak orang seperti yusuf mansur yang rela membantu umat. saya salut dengan yusuf mansur, semoga bisnisnya tambah jaya. Karena Bisnis itu sunnah Agama Islam. Rasullulloh SAW aja saudagar kaya raya.
muhamad bunyamin
Rabu, 24 Juli 2013 | 16:18 WIB
rosululloh Muhammad SAW adalah uswah hasanah atau contoh yang terbaik bagi muslim di bumi ini. beliau adalah seorang da'i, bisnisman sukses, panglima perang dan banyak lagi. kaitan dengan investasi yang dikelola ustad Yusuf Mansur, sah-sah saja sebagai seorang warga negara yang berhak untuk itu selama tidak merugikan masyarakat.legalitas...??????? Maju terus pak ustad! !!!
eko sulistyo
Rabu, 24 Juli 2013 | 13:07 WIB
saya tahu betul siapa ustad Yusuf mansur itu...kiai juga bisnismen..saya yakin ini hanya ujian dari Allah...klo kiai mung kiai saja..gimana bisa lebih banyak bermanfaat bagi orang lain..jadilah Muslim yang kaya....dengan jadi musliom yang kaya..lebih banyak yang bisa dilakukan untuk kebaikan orang lain..contoh muslim yang kaya punya usaha...usaha banyak berarti tenaga kerja banyak..
adidoel
Rabu, 24 Juli 2013 | 12:27 WIB
saya berharap apa yg dihadapi oleh Ust. Yusuf Mansur cepat mendapatkan kejelasan dari negara... pun dalam hal itu semoga Ust. diberikan keselamatan dan ketabahan dalam menyebarkan kebajikan... semoga ustadz. tidak dijadikan objek seperti halnya dahulu aa gym... atau bahkan uje... semoga Allah melindungin umatnya yang bergerak untuk memajukan negeri ini.,, aamiin
abel
Rabu, 24 Juli 2013 | 09:20 WIB
Jika mau di selidiki ..DEPAG lah harus diperiksa..seperti dana abadi umat kemana, selisih dan interest uang jemaah haji dimana ? untuk apa ? , Semangat Ustadz Yusuf Mansur..ini sangat luar biasa...untuk kemslahatan Umat...seharusnya pemerintah lebih terbangun dan sadar...bahwa Bank, Rumah Sakit,Hotel,asuransi,pasar modal sudah didominasi Oleh Bangsa Asing...Salute Untuk Ustadz..Fastabiqul khairot
barono
Rabu, 24 Juli 2013 | 07:53 WIB
umat atau negara ini dah gak sehat... ada orang soleh memunculkan ide dan didukung ribuan orang yang rela kok ya di salah2kan...lagian itu usaha bagus banget... kecuali tu ustad trus bikin diskotik..baru itu salah...catatannya juga jelas dicatat bank..
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER