Rabu, 23 April 2014 | 22:38 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Kronologi Bentrokan FPI & Warga Kendal
Headline
(Foto : inilah.com)
Oleh: Anton Hartono
nasional - Jumat, 19 Juli 2013 | 14:27 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Agus Rianto menjelaskan kronologi bentrokan yang terjadi antara organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI) dan warga Kendal, Jawa Tengah.

Peristiwa itu berawal dari kemarahan warga yang dipicu tewasnya warga akibat ditabrak oleh kendaraan roda empat yang dikemudikan oleh anggota FPI. Sejumlah mobil milik ormas FPI pun dirusak.

"Selain itu mobil yang dikemudikan juga menabrak anggota Polri dari Satpolair Kendal yang sedang bertugas dan seorang pengendara motor lainnya," ujar Agus, Jumat (19/7/2013).

Kejadian bermula dari aksi sweeping yang dilakukan oleh FPI pada Rabu (17/7/2013). FPI melakukan konvoi menuju lokasi yang diduga sebagai tempat maksiat di kawasan Kendal.

Sampai di lokasi, tidak terlihat kegiatan maksiat di lokasi tersebut. Petugas telah melakukan penertiban terhadap lokasi itu sebelumnya.

Karena aksi yang dilakukan FPI, masyarakat setempat marah dan sempat terjadi bentrokan kecil hingga mengakibatkan dua anggota FPI bernama Sugeng Budiyono dan Yoyo mengalami luka pukulan dari warga.

Keesokan harinya, FPI kembali mendatangi lokasi, berkonvoi dengan menggunakan mobil di sekitar bundaran Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Ini dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada rekan-rekan mereka yang mengalami luka pada peristiwa sebelumnya.

Ketika itu, sebuah mobil yang dikemudikan anggota FPI bernama Soni Haryono dengan penumpang bernama Ahmad Saefuddin, menabrak dua sepeda motor yang sedang dikemudikan warga.

Dua sepeda motor itu dikendarai oleh Wahid yang berboncengan dengan istrinya Suyatmi dan Yudi berboncengan dengan Tri Munarti.

Akibat dari kecelakaan itu, dua korban mengalami luka-luka. Tri Munarti meninggal dunia saat dibawa ke RS Triwaluyo, Temanggung. Tak hanya itu, pengemudi mobil juga menabrak anggota Polri Satpolairud Polres Kendal bernama Brigadir Agus yang ketika itu sedang bertugas.

Dari peristiwa itu memicu kemarahan warga hingga terjadinya bentrokan. Mobil milik ormas FPI dibakar.

Setelah kejadian, polisi melakukan pengamanan di lokasi dan menetapkan tiga tersangka bentrokan yang berasal dari anggota FPI. Di antaranya seorang pengemudi mobil yang menabrak warga dan dua lainnya kedapatan memiliki senjata tajam. [rok]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
cmandiri
Jumat, 19 Juli 2013 | 15:02 WIB
rasanya kehati-hatian dlm mengambil kebijakan atau keputusan adalah sesuatu yg harus dilakukan oleh semua pihak, karena kondisi zaman kini sangat rawan dg berbagai kepentingan baik dari pihak ormas,orpol, maupun pihak lainnya yg berkepentingan, pokonya gak ada yg bener-bener mau bersikap ADIL dan BIJAKSANA saat ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER