Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 28 Mei 2015 | 16:50 WIB
Hide Ads

Presiden Instruksikan Seluruh Lapas Siaga

Oleh : Agus Rahmat | Kamis, 18 Juli 2013 | 13:22 WIB
Presiden Instruksikan Seluruh Lapas Siaga
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono - (inilah.com/Agus priatna)

INILAH.COM, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan seluruh jajaran polhukam yakni Menko Polhukam, Menkumham dan Kapolri untuk siaga terhadap seluruh lembaga pemasyarakatan (lapas) di seluruh Indonesia.

Instruksi tersebut disampaikan pasca insiden kerusuhan dan pembakaran di Lapas Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, Jumat (12/7/2013). Beberapa waktu lalu, sejumlah napi di Batam juga melarikan diri.

"Presiden telah menginstruksikan jajaran polhukam, Menko Polhukam, Menkumham, Kapolri untuk mewaspadai, meningkatkan kewaspadaan diseluruh lapas di tanah air terkait kejadian di lapas di Sumatera Utara," jelas Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, di kantor presiden, Jakarta, Kamis (18/7/2013).

Julian mengatakan masih adanya sejumlah napi yang belum tertangkap, juga menjadi perhatian presiden. Kapolri diminta segera menangkap dan mengembalikan napi tersebut ke lapas. Seperti diketahui, beberapa napi terorisme hingga kini masih buron.

Instruksi presiden ini agar kejadian di Lapas Tanjung Gusta tidak terjadi lagi. Sehingga seluruh lapas di Indonesia perlu siaga.

"Pada selasa malam, presiden telah menginstruksikan Menkopolhukam, Menkumham, Kapolri untuk meningkatkan kewaspadaan terkait kejadian di Tanjung Gusta," kata Julian.

Terkait dengan posisi Ditjen Pemasyarakatan, Julian mengaku memang akan ada evaluasi. Namun, apakah evaluasi berbentuk pencopotan dirjen, Julian tidak bisa memastikannya.
"Akan dilakukan evaluasi selama ini terkait kebijakan di seluruh tanah air," tandasnya.[yeh]

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.