Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 2 Juli 2015 | 15:16 WIB
Hide Ads

Banjir di Kendari & Konawe, 2 Orang Meninggal

Oleh : Bayu Hermawan | Selasa, 16 Juli 2013 | 14:15 WIB

Berita Terkait

Banjir di Kendari & Konawe, 2 Orang Meninggal
foto:ilustrasi

INILAH.COM, Jakarta - Hujan yang terjadi terus menerus sejak Senin (15/7/2013) menyebabkan sungai-sungai meluap dan banjir di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Banjir di Kota Kendari terjadi akibat 13 sungai meluap, sehingga 10 kecamatan terendam banjir, yaitu Kec. Puasiah, Aveli, Kambu, Baruga, Uwa-Uwa, Kadia, Mandonga, Puwatu, Kendari Barat, dan Kendari. Banjir terjadi sejak Senin (15/7/2013) pukul 21.00 Wita hingga sekarang, dengan tinggi 30 cm hingga 2 meter.

Informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), satu orang meninggal dunia Riswandi (14) di Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat. Data sementara, 60 rumah rusak, dua jembatan rusak sedang, satu jembatan terbawa arus.

Upaya yang sudah dilakukan di antaranya rapat koordinasi untuk penanganan darurat yang dipimpin Wali Kota Kendari, evakuasi, mendirikan tempat evakuasi di Masjid Nurul Falah, dan mendistribusikan makanan sahur untuk 100 orang.

Banjir di Kab. Konawe Selatan terjadi di Desa Laya dan Desa Ambesea, Kel. Ambolodangge, Kec. Laya pada Selasa (16/7/2013) pukul 03.00 Wita. Banjir terjadi meluapnya Sungai Laya dan Sungai Eosole.

Satu orang meninggal dunia Buyung (20) yang hanyut terbawa arus di Desa Ambesea. Sebanyak 237 rumah terendam banjir di Desa Laya dan 113 rumah di Desa Ambesea.

Ada 57 KK (kepala keluarga) mengungsi di Desa Ambesea. Tinggi banjir mencapai 3 meter di Desa Lata dan 1,5 meter di Desa Ambesea. Kerugian antara lain Pasar Ambesea terendam, 1 jembatan Kali Laya putus, 1 jembatan di Kel. Ambolodangge hanyut, 8 rumah hanyut. Upaya yang dilakukan mengevakuasi warga ke tempat yang aman. Kebutuhan mendesak adalah perahu karet.

BNPB telah mengirimkan Tim Reaksi Cepat untuk memberikan pendampingan kepada BPBD. [rok]

1 Komentar

Image Komentar
- Kamis, 18 Juli 2013 | 12:03 WIB
Di desa ambesea semua selamat tidak ada korban jiwa atas nama buyung selamat.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.