Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 2 September 2015 | 07:16 WIB
Hide Ads

Keppres Miras Dicabut, Ini Kemenangan Moral Umat

Oleh : Agus Rahmat | Jumat, 5 Juli 2013 | 08:03 WIB

Berita Terkait

Keppres Miras Dicabut, Ini Kemenangan Moral Umat
Sekjen DPP PPP Romahurmuziy - (Foto: inilah.com)

INILAH.COM, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyambut baik putusan Mahkamah Agung (MA) yang mencabut Keppres Nomor 3 Tahun 1997 tentang Minuman Keras (Miras).

PPP akan menginstruksikan kadernya agar setiap daerah memberlakukan perda antimiras.

Sekjen DPP PPP Romahurmuziy menjelaskan putusan MA ini adalah kemenangan moral umat dalam memerangi miras yang telah merusak akhlak generasi Indonesia.

"Selanjutnya tinggal kami menggerakkan fraksi-fraksi PPP di daerah kabupaten atau kota untuk membentuk perda," jelas pria yang akrab disapa Romi ketika dikonfirmasi INILAH.COM, Jumat (5/7/2013).

Dia memastikan putusan MA ini akan dikawal PPP. Ketua Komisi IV DPR itu juga meyakinkan bahwa PPP akan memperkuat putusan MA ini dengan membuat putusan partai. Yakni memberikan instruksi khusus kepada setiap kadernya. Sehingga perdaanti miras bisa ditegakkan di setiap daerah.

"Terbitnya perda-perda antimiras di daerah-daerah yang kental religiusitasnya. Akan kita instruksikan," tegas Romi.

Sebelumnya, MA mengabulkan gugatan atas Keppres Nomor 3 Tahun 1997 tengan Miras yang diajukan Front Pembela Islam (FPI). Putusan ini dijatuhkan oleh majelis kasasi yang diketuai majelis hakim Supandi dengan hakim anggota Hary Djatmiko dan Yulius pada 18 Juni 2013.

Keppres ini sempat membuat polemik. Sebab, Kemendagri mencabut perda-perda yang melarang miras. Karena Keppres No.3/1997 membolehkan miras dengan takaran alkohol tertentu. Dengan begitu, perda-perda yang melarang miras dianggap bertentangan dengan keppres tersebut.

FPI melakukan aksi protes terhadap langkah Kemendagri itu. Aksi demo FPI berujung bentrok dan berujung diproses hukumnya sejumlah anggota FPI karena dianggap merusak fasilitas Kemendagri. [gus]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.