Senin, 21 April 2014 | 18:12 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kecanggihan Tol Bali
Headline
Ilustrasi Jalan tol Bali sepanjang 12, 9 Kilometer - (Foto: bali-bisnis)
Oleh: Dewa Putu Sumerta
nasional - Jumat, 5 Juli 2013 | 00:25 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Denpasar - Jalan tol Bali sepanjang 12, 9 kilometer memiliki perbedaan dibanding jalan tol di daerah lain. Apa itu?

Jalan tol yang baru diresmikan ini akan dilengkapi alat ukur kecepatan angin. Alat ukur itu selain untuk mengetahui kecepatan angin juga guna mengantisipasi keamanan pengendara.

Direktur Utama PT Jasa Marga Bali Akhmad Tito karim menyatakan alat ukur kecepatan angin nantinya digunakan sebagai tolak ukur buka tutupnya tol terutama bagi kendaraan sepeda motor.

"Secara selektif akan kita buka tutup, terutama bagi pengendara sepeda motor. Lajur sepeda motor dibuat terpisah dengan lajur mobil. Lebarnya 3,2 meter. Kami juga akan melengkapi dengan patroli," ujar Tito di Denpasar, Kamis (4/7/2013).

Tito berharap kehadiran tol Bali pertama kalinya di Pulau Dewata ini bisa menggairahkan perekonomian warga yang tersendat akibat kemacetan yang semakin parah. Ia meminta kepada warga Bali untuk menjaga tol itu bersama-sama.

"Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung ikut menanamkan modalnya. Keduanya memiliki saham 8% dan menyetorkan Rp100 miliar," jelasnya.

Lebih jauh Tito memaparkan pihak swasta belum begitu tertarik menanamkan modalnya di sektor pembangunan infrastruktur jalan tol. Sebab, investasi di jalan bebas hambatan itu baru bisa merasakan untung jika sudah berjalan 10 tahun lebih. "Untung itu setelah 10 tahun. Sebelum itu kita minus," paparnya

Meski begitu, Tito mengaku dengan banyak faktor yang ada, bisa saja perkiraan untung di atas 10 tahun itu meleset. Ia mencontohkan, jika hasil prediksi tol tersebut harus dilalui 40 ribu kendaraan tiap harinya, maka jika diakumulasi tiap tahun, jumlahnya harus meningkat 10%.

"Itu juga sangat tergantung dari ramalan, apakah lalu lintas yang akan melalui tol itu tepat. Ramalan itu soal berapa kendaraan yang akan lewat," imbuhnya.

Jika perhitungan itu tidak tercapai, Tito menjamin keuntungan akan membutuhkan waktu lebih lama lagi. Namun demikian, Tito menyebut masih bisa disiasati dengan menaikkan tarif jalan tol dengan regulasi penyesuaian tarif tol tiap dua tahun sekali.

"Tergantung besaran inflasi. Itu sebabnya pihak swasta belum tertarik investasi jalan tol, karena penuh dengan ketidakpastian soal break event point. Kami sebagai BUMN memang berkorban," kilahnya.

Sebelum dibuka untuk umum, jalan tol diatas perairan yang menghubungkan Denpasar dengan Kuta serta Nusa Dua itu pada Sabtu 6 Juli 2013 terlebih dahulu akan digelar acara 'Sinergi BUMN Funbike dan Funwalk' di Tol Bali.

Acara tersebut akan dibuka dan diikuti oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Selain diisi acara sepeda dan jalan santai, event itu juga diisi suguhuhan musik, tari kecak dan lainnya.

"Kami mengajak masyarakat untuk menikmati suasana tol Bali pada acara itu. Acara akan dimulai pukul 16.00-20.00 WITA," tambahnya. [gus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
wawan
Minggu, 16 Maret 2014 | 21:30 WIB
selamat sdh ad tol di bali,tapi jangan terlena itu akan mengundang masalah seperti kota2 besar di indonesia : kemacetan,bali merupakan kota dan pulau wisata yg tak tertandingi dalam bbrp waktu terakhir sdh tersa kemacetan ,waktunya untuk membatasi jumlah kendaraan dengan meningkatkan angkutan publik/mrt yg sdh harus mulai direncanakan sekarang,jg pembatasan usia mobil dan angkota.dipusat2 wisata jg di perhatikan jalur untk pedestrian /pejalan kaki .kalo sdh macet parah akan sulit memulihkannya,maka saat ini kita pikirkan u melindungi bali dari hal tsb.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER