Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 3 Maret 2015 | 06:04 WIB
Hide Ads

Inilah Nama-nama Desa Korban Tewas Gempa Aceh

Oleh : Marlen Sitompul | Kamis, 4 Juli 2013 | 14:11 WIB
Inilah Nama-nama Desa Korban Tewas Gempa Aceh
ciputranews

INILAH.COM, Jakarta - Korban tewas akibat gempa 6,2 skala richter (SR) di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah, Daerah Istimewa Aceh, sebanyak 30 orang. Rinciannya, 18 orang di Aceh Tengah dan 12 orang di Bener Meriah.

"Data korban bencana seringkali simpang siur dan saling berbeda. Itu adalah hal yang wajar. Tidak mungkin begitu terjadi bencana, saat itu juga tersedia data lengkap," jelas Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho kepada INILAH.COM, Kamis (4/7/2013).

Menurut Sutopo, banyak faktor yang menyebabkan data berkembang dalam setiap peristiwa bencana seperti kendala aksesibilitas, komunikasi, pencatatan dan sebagainya.

"Data korban bencana selalu ada dinamika sesuai dengan perjalanan waktu. Untuk itulah perlunya verifikasi data. Instansi yang berwenang mengeluarkan data bencana adalah BPBD dan BNPB," kata dia.

Berikut data rinci korban tewas di Kabupaten Bener Meriah yang terjadi dilima desa. Yaitu,
Desa Suka Makmur, Kecamatan Wih Pesam, korban tewas sebanyak empat orang, Desa Cekal baru, Kecamatan Timah Gajah satu orang, Desa Sukaramai, Kecamatan Wih Pesam tiga orang, Desa Muyang Kute, Kecamatan Bukit tiga orang, dan Desa Cekal, Kecamatan Timang Gajah satu orang.

Sedangkan rincian korban tewas di Kabupaten Aceh Tengah yaitu Desa Telege Atu, Kecamatan Kute Panang satu orang, Desa Pantan Jerik, Kecamatan Kute Panang satu orang, Desa Blang Mancung Atas, Kecamatan Ketol tujuh orang, Desa Blang Mancung Bawah, Kecamatan Ketol dua orang, Desa Selun, Kecamatan Ketol satu orang, Desa Sp. Juli, Kecamatan Ketol satu orang, Desa Serempah, Kecamatan Ketol dua orang, Desa Bah, Kecamatan Ketol satu orang, Desa Kala Ketol, Kecamatan Ketol satu orang, dan Desa Cang Duri, Kecamatan Ketol juga satu orang.

"Saat ini pendataan masih terus dilakukan di lapangan," kata Sutopo. [yeh]

Tag :

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.