Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 18 Agustus 2017 | 11:47 WIB

PDIP: MK Tidak Cermat Putuskan Pilkada Bali

Oleh : Fadhly Zikry | Kamis, 20 Juni 2013 | 16:34 WIB
PDIP: MK Tidak Cermat Putuskan Pilkada Bali
(Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai Mahkamah Konstitusi (MK) tidak cermat dalam memutuskan perkara gugatan pilkada Bali.

"Upaya hukum ke depan, kita kasih tahu masyarakat, saksi mereka (KPUD) bohong semua. Putusan MK ini tidak cermat, tidak penuh kehati-hatian," kata pengacara PDIP Arteria Dahlan pascaditolaknya gugatan PDIP yang menilai pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bali beberapa waktu penuh dengan kecurangan, di Gedung MK, Kamis (20/6/2013).

Tak puas dengan hasil sidang tersebut, pihaknya berencana akan melaporkan saksi-saksi yang diklaimnya telah bersumpah palsu. Selain itu PDIP juga akan menempuh jalan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Arteria juga menilai, MK terlalu cepat menyidang perkara yang diajukannya. Dia menyebut sidang gugatan ini paling cepat dalam sejarah MK. "Kita laporkan ke PTUN, sidangnya (MK) sangat cepat, kemarin kesimpulan, sekarang udah keputusan, ini sejarah pertama kali dalam sidang di MK," katanya.

Diberitakan sebelumnya pada Pilkada Bali 15 Mei 2013, pasangan Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dan Dewa Nyoman Sukrawanda (PAS) yang diusung PDIP kalah dari pasangan Made Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta) yang diusung 9 partai lainnya.

Setelah hasil pencoblosan diumumkan, Pilkada dimenangkan pasangan (Pasti-Kerta). Tak puas dengan hasil tersebut, Pihak PAS merasa hasil rekapitulasi KPU tidak sama dengan data C1 yang dimilikinya. Oleh karena itu, PAS menilai KPU tidak profesional dalam melakukan pengitungan.

Dalam sidang putusan yang digelar hari ini, MK menyatakan menolak setiap gugatan pemohon, karena tidak beralasan menurut hukum. [mvi]

 
x