Find and Follow Us

Senin, 27 Mei 2019 | 15:31 WIB

Peringati HUT RI, Oknum KJRI Hamburg Pukul Pelajar

Oleh : TJS | Rabu, 12 Juni 2013 | 21:30 WIB
Peringati HUT RI, Oknum KJRI Hamburg Pukul Pelajar
ilustrasi - (Foto : istimewa)

INILAH.COM, Jakarta Sebuah insiden kekerasan terjadi saat berlangsung pertandingan sepak bola dalam rangka peringatan HUT RI di Hamburg Jerman, pada Sabtu 8 Juni 2013. Insiden tersebut terjadi di lapangan Sepakbola Stadtpark (Fussballplatz Neuewelt) di kota tersebut.

Sebagaimana disampaikan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Hamburg, terjadi insiden pemukulan terhadap salah seorang pelajar Indonesia bernama Puji Syukran yang merupakan anggota PPI Hamburg. Pelakunya adalah Raden Gutamsi alias Pak Boy alias RG yang merupakan staf lokal di Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Hamburg.

Dalam surat pernyataan yang salinannya diterima INILAH.COM, Rabu (12/6/2013), Ketua PPI Hamburg Ahmad Rizqi Meydiarso menyampaikan sejumlah hal terkait insiden tersebut. "PPI mengecam tindak kekerasan dan pengeroyokan yang dilakukan oleh oknum KJRI Hamburg. Kami meyakini bahwa segala tindak kekerasan tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun," demikian antara lain bunyi pernyataan itu.

Pertandingan sepak bola dalam rangka peringatan HUT RI 17 Agustus itu merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar oleh KJRI Hamburg.

PPI juga menuntut KJRI Hamburg untuk bertindak dan mengambil sikap tegas atas insiden yang telah terjadi dan memberikan sanksi kepada oknum KJRI Hamburg. Sebab, kejadian ini terjadi dalam sebuah acara umum yang diselenggarakan oleh KJRI Hamburg.

KJRI Hamburg juga diminta untuk menjalankan fungsinya sebagai pelindung masyarakat Indonesia di Jerman, dan di Hamburg pada khususnya, tanpa pengecualian, dan untuk selalu bertindak dengan bijak, tidak memihak atas preferensi personal.

Selain itu, PPI juga mendukung penyelesaian perkara ini sesuai dengan hukum yang berlaku di Jerman, serta menuntut KJRI Hamburg untuk mengeluarkan pernyataan sikap dan permohonan maaf secara terbuka. KJRI juga diminta berjanji bahwa kejadian serupa tidak akan terulang kembali, demi kepercayaan warga Indonesia di Hamburg kepada KJRI Hamburg selaku representatif Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam surat pernyataan yang ditembuskan kepada Menteri Luar Negeri dan Dubes RI untuk Jerman itu juga PPI menyertakan kronologis pemukulan tersebut. [tjs]

Komentar

x