Kamis, 18 September 2014 | 08:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Jembatan Tol Bali Siap Dibuka Untuk Umum
Headline
Jembatan Tol Bali (JTB) Nusa Dua Ngurah Rai Benoa siap dioperasikan - (Foto : ilustrasi)
Oleh: Dewa Putu Sumetra
nasional - Selasa, 11 Juni 2013 | 00:35 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Denpasar - Setelah memakan waktu penggarapan selama 14 bulan, Jembatan Tol Bali (JTB) Nusa Dua – Ngurah Rai – Benoa siap dioperasikan dan dibuka untuk umum.

Jalan tol di atas laut sepanjang 12,7 kilometer itu tak hanya bisa dilewati mobil, namun juga bisa dilalui oleh pengendara sepeda motor.

"Pembangunan fisik sudah selesai. Proses selanjutnya adalah tahap pengerjaan akhir seperti pemasangan rambu, marka jalan, penerangan jalan, dan lainnya. Secara keseluruhan proyek ini dikerjakan selama 14 bulan, lebih cepat dari dari 18 bulan yang direncanakan," ujar Direktur Pengembangan Usaha, PT Jasa Marga Tbk, Abdul Hadi, di lokasi pembangunan proyek JTB, Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Senin (10/6/2013).

Lebih jauh Abdul Hadi menuturkan bahwa dengan beroperasinya JTB, maka waktu tempuh dari Denpasar ke Nusa Dua melalui by pass Ngurah Rai akan bisa lebih singkat.

Jika sebelumnya perjalanan menuju Nusa Dua memakan waktu satu hingga dua jam, maka dengan adanya JTB, waktu tempuh ke Nusa Dua hanya 15 hingga 20 menit.

Terkait tarif jembatan tol itu, Abdul Hadi menuturkan jika saat dioperasikan JTB mengusulkan tarif Rp 10 ribu untuk kendaraan roda 4, dan Rp 4 ribu untuk sepeda motor.

"JTB dioperasikan oleh PT Jasamarga Bali Tol, anak usaha PT Jasa Marga Tbk dengan kepemilikan saham 60 persen Jasa Marga, 20 persen Pelindo III, 10 persen PT Angkasa Pura 1, Wijaya Karya 5 persen, Adhi Karya 2 persen, Hutama Karya 1 persen, BUMN Bali 1 persen, Pemprov Bali dan Pemkab Badung 1 persen," imbuhnya.

Jalan tol pertama di Pulau Bali yang menghubungkan Benoa dan Nusa Dua ini, mulai dibangun pada 21 Desember 2011, bersamaan dengan jalan bawah tanah atau underpass di simpang Dewa Ruci Kuta.

"Jembatan tol ini diharapkan bisa mengatasi persoalan kemacetan di Bali, khususnya di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung," tegasnya.

Jembatan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa ini menghubungkan kawasan Nusa Dua di selatan menuju Pelabuhan Benoa di utara serta akses tol menuju Bandara Ngurah Rai.

Panjang jalan tol ini 8,12 kilometer, akses tol sepanjang 1,597 kilometer, serta akses pelabuhan sepanjang 2,2 kilometer.

"Jembatan tol ini berada di atas permukaan air laut yang berada di Teluk Benoa serta berada di 2 wilayah administratif, yaitu Kabupaten Badung dengan Kota Denpasar," paparnya. [gus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER