Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 2 Juli 2015 | 16:48 WIB
Hide Ads

Taufiq Kiemas di Mata Ibas Yudhoyono

Oleh : Agus Rahmat | Minggu, 9 Juni 2013 | 20:45 WIB

Berita Terkait

Taufiq Kiemas di Mata Ibas Yudhoyono
(Foto : inilah.com/Ardhy Fernando)

INILAH.COM, Jakarta - Meninggalnya Ketua MPR Taufiq Kiemas menyisahkan kesedihan mendalam. Tidak terkecuali Sekjen DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Ibas menilai, bangsa Indonesia kehilangan tokoh sekaliber Taufiq Kiemas. Bagi putra bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini, almarhum adalah tokoh politik pemersatu.

"Turut berbela sungkawa atas kepergian Pak Taufik Kiemas. Kami merasa kehilangan seorang tokoh politik nasional yang berjiwa pemersatu. Beliau meninggalkan contoh dan teladan yang baik dalam berpolitik," kata Ibas, Jakarta, (9/6/2013).

Sikap nasionalisme Taufiq Kiemas sudah tidak diragukan lagi. Ibas sangat apresiasi kerja politik almarhum. Apalagi, di MPR terus menggelorakan sosialisasi 4 pilar.

"Upaya beliau mempererat dan memperkokoh persatuan dan persatuan bangsa melalui program Empat Pilar Kebangsaan, yang disosialisasi ulang melalui MPR seperti semangat Pancasila, UUD '45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI merupakan wujud kecintaannya untuk tanah air, " terang Ibas.

Ibas mendoakan kepergian Taufiq Kiemas. Ibas tetap berharap, keluarga besar Megawati dan PDI Perjuangan tetap tabah.

"Semoga Pak Taufik bisa diberikan tempat yang layak di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan bisa diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Kami turut merasa kehilangan atas kepergian beliau," tutup Ibas mendoakan. [gus]

1 Komentar

Image Komentar
ANINA - Senin, 10 Juni 2013 | 12:49 WIB
Bahkan seorang ibas pun sangat mengapresiasi kinerja dan cara berpolitik alm. taufiq kiemas. ini mennunjukkan kepergian alm.meninggalkan duka bagi para politikus indonesia.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.