Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 1 September 2015 | 04:46 WIB
Hide Ads

Empat Pelajar SMK Tenggelam di Bengawan Solo

Oleh : - | Sabtu, 8 Juni 2013 | 17:44 WIB
Empat Pelajar SMK Tenggelam di Bengawan Solo
Ilustrasi - ist

INILAH.COM, Lamongan - Empat pelajar asal SMK Prapanca 2 Surabaya, yang sedang melakukan penelitian ikan keramba di Sungai Bengawan Solo tenggelam tepatnya di Desa Bungkawak, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Diduga keempat pelajar itu terseret arus, Sabtu (8/06/2013).

Semula, pelajar asal SMK Prapanca 2 Surabaya berjumlah 7 orang. Dari jumlah itu, 4 pelajar belum ditemukan. Sementara 3 pelajar lainnya berhasil diselamatkan.

Keempat korban yang tenggelam dan sampai saat ini belum ditemukan adalah Adam, M. Ardi, Toni, dan Eka Nurcholilah. Sementara korban yang selamat adalah Dani, Husein, dan Rudi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun keempat pelajar asal SMK Prapanca 2 Surabaya sedang melakukan penelitian ikan keramba di Sungai Bengawan Solo. Namun, mereka tidak mengerti pada saat itu arus sungai sedang deras dan pasang.

Beberapa warga berusaha mencari keempat pelajar yang hilang dengan cara tradisional menggunakan perahu dan jaring. Selain itu, warga lainnya menyisir sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo di Desa Bungkawak, Kecamatan Laren, Lamongan.

"Derasnya air sungai menyulitkan kami melakukan pencarian. Sehingga, beberapa warga terpaksa menepi agak ke pinggir sambil menyusuri sungai," ujar M.Slamet (45) salah satu warga Desa Bungkawak yang turut melakukan pencarian.

Sementara itu, Kapolsek Laren, AKP Sampun membenarkan hilangnya 4 pelajar asal SMK Prapanca 2 Surabaya di Sungai Bengawan Solo. "Anggota saya menerima laporan ada orang hilang di Sungai Bengawan saat ini beberapa anggota sudah meluncur ke TKP," tandasnya. [beritajatim]

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.