Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 29 Mei 2015 | 07:02 WIB
Hide Ads

BKKBN Ajak Masyarakat Hindari Pernikahan Usia Dini

Oleh : Silviana Ramadhani | Kamis, 30 Mei 2013 | 10:50 WIB
BKKBN Ajak Masyarakat Hindari Pernikahan Usia Dini
(Foto : istimewa)

INILAH.COM, Jakarta - Jumlah kasus perceraian di Indonesia meningkat tajam. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah pernikahan di usia dini.

Hal tersebut disampaikan Sudibyo Alimoeso, pelaksana tugas (plt) Kepala BKKBN pada Forum Bakohumas "Hari Keluarga" dengan tema Membangkitkan Kebersamaan dalam Mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera di Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (30/5/2013).

"Kita harus menentang pernikahan dini, karena ternyata dari data (yang pernah saya baca) pasangan yang menikah di bawah usia 20 tahun, memiliki kecenderungan bercerai lebih dari 50 persen dibandingkan mereka yang menikah di atas usia 20 tahun,"jelasnya.

Perempuan yang masih berusia muda juga beresiko mengalami gangguan kesehatan reproduksi setelah menikah.

"Secara kesehatan juga tidak baik. Mereka yang menikah dini itu, cenderung mempunyai berat badan yang rendah. Ibunya sendiri secara reproduksi belum siap. Karenanya umur juga menjadi penting," tambah Sudibyo.

Untuk mengantisipasi berbagai permasalahan di atas, BKKBN melakukan berbagai upaya, salah satunya menjalankan program GenRe.

Program ini akan ditujukan bagi siswa SMP, setingkat SMA, dan mahasiswa untuk memfasilitasi terwujudnya remaja yang berperilaku sehat, menunda usia pernikahan, mempunyai perencanaan kehidupan berkeluarga untuk mewujudkan keluarga kecil sejahtera serta menjadi contoh, modeln, dan idola serta sumber informasi teman sebayanya. [rok]

Tag :

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.