Sabtu, 25 Oktober 2014 | 08:25 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Rusli Zainal Segera Ditahan
Headline
Gubernur Rusli Zainal - (Foto : inilah.com/Agus Priatna)
Oleh: Firman Qusnulyakin
nasional - Selasa, 28 Mei 2013 | 17:19 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto membantah penyidikan kasus dugaan korupsi pembahasan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 soal PON Riau yang menjerat Gubernur Rusli Zainal terhambat.

"Bukan (terhambat). Sekarang masih penyidikan kasus kehutanannya dan menunggu juga penghitungan kerugian negaranya," kata Bambang, Selasa, (28/05/2013).

Bambang mengatakan pemeriksan terhadap Gubernur Rusli Zainal sudah hampir selesai dan tinggal menunggu hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) tentang kerugian negara akibat penyelewengan penyelenggaraan PON Riu. "Dia pasti ditahan," ucapnya.

Alasan KPK belum menahan politisi Golkar tersebut, tutur Bambang, karena Penyidik KPK masih melakukan penyidikan terhadap RZ terkait kasus dugaan Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di Kabupaten Siak dan Pelalawan.

"Tim Penyidik sudah memeriksa saksi-saksi selama dua minggu di Riau," ucapnya.

Bambang mengutarakan pemeriksaan untuk kasus PON sudah 80 persen dan berkasnya akan digabung dengan berkas kasus kehutanan di Pelawan dan Siak."Kerugian negaranya yang belum selesai dihitung," ucapnya. [tjs]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER