Rabu, 23 Juli 2014 | 15:03 WIB
Follow Us: Facebook twitter
KPU Bali Yakin Menang Hadapi PDIP di MK
Headline
(Foto: inilah.com)
Oleh: Dewa Putu Sumerta
nasional - Selasa, 28 Mei 2013 | 16:58 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Denpasar - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bali Ketut Lanang Perbawa mengaku tidak khawatir dan yakin menang dengan rencana tim Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang membawa hasil Pilgub Bali 2013 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ya silakan saja, tapi kita yakin keputusan kita sudah benar dan akan menang di MK. Kita optimis bulan Juli persoalan Pilgub Bali ini selesai, dan Agustus kita lantik gubernur terpilih," ujar Lanang di kantor KPUD Bali di Denpasar, Selasa (28/5/2013).

Lanang menegaskan, pelantikan Gubernur Bali yang terpilih dalam Pilgub Bali 2013 akan tetap dilakukan bulan Agustus 2013. Pelantikan itu, kata Lanang sudah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan KPUD Bali sebagai lembaga penyelenggara pemilu.

Dalam rapat pleno tingkat propinsi minggu lalu, KPUD Bali telah menetapkan pasangan Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur dalam Pilgub Bali 2013. Sesuai rekapitulasi suara itu disampaikan bahwa kandidat nomor urut 2 yakni Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta) unggul dengan selisih suara 996 dengan memperoleh 1.063.734 suara atau 50,02 persen. Sementara kandidat nomer urut 1 yaitu Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (PAS) hanya meraih 1.062.738 suara atau 49,98 persen. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER