Jumat, 25 April 2014 | 01:58 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Busyro: PKS Bukan Partai Malaikat
Headline
Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas - (Foto : inilah.com/Agus Priatna)
Oleh: Firman Qusnulyakin
nasional - Minggu, 26 Mei 2013 | 17:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas, menyindir sikap kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait penanganan kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi tahun 2013 dan pencucian uang.

Menurut Busyro, sistem kaderisasi dalam partai berlambang bulan sabit kembar tersebut tidak melahirkan sikap kritis terhadap pimpinannya hingga terjadi pembelaan yang terlalu berlebihan terhadap pimpinan partai yang bermasalah.

"Saya menyayangkan sekaligus menyarankan, sudahlah, PKS itu bukan partai malaikat. Jika salah, sesuai dengan temanya partai keadilan. Berarti menegakkan keadilan pada dirinya dan tubuhnya sendiri," kata Busyro, Minggu (26/5/2013).

Mantan ketua Komisi Yudisial itu mengatakan, pembelaan berlebihan akan menyebabkan delegitimasi dan deparpolisasi. Padahal, sudah menjadi rahasia umum perihal kasus korupsi yang menjerat eks Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq.

Seperti diketahui, banyak kecaman yang datang pada KPK seputar penetapan Luthfi Hasan sebagai tersangka.

Bahkan, tim penyidik KPK juga dilaporkan ke Mabes Polri terkait proses penyitaan lima mobil di kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Sebab, dianggap tidak sesuai prosedur. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER