Sabtu, 1 November 2014 | 16:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kasus Video Porno Coreng PDIP
Headline
Video porno yang pemeran prianya mirip Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Rudy Harsa Tanaya (RHT) beredar - (Foto: Ilustrasi)
Oleh:
nasional - Jumat, 24 Mei 2013 | 11:29 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Bandung - Video porno yang pemeran prianya mirip Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Rudy Harsa Tanaya (RHT) merupakan kasus lama.

Video itu tersebar pada Februari 2010. RHT sudah melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. "Saya memang lapor ke Polda, tapi laporan itu sudah saya cabut," paparnya, Kamis (23/5/2013).

Ia berharap kasus itu tidak lagi muncul. Namun, sekarang ditindaklanjuti karena video tersebut beredar. Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman yang merupakan rekan satu partai terlibat dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Saya merasa sedih dengan ditetapkannya beliau sebagai tersangka. Karena saya tidak ingin citra partai dan politisi tercoreng," ujarnya.

Mantan Ketua DPD PDIP Jabar itu menyerahkan proses hukum tersebut ke pihak kepolisian dan pengadilan. Apakah terbukti Karyawan Faturachman merupakan otak kasus pembuatan dan penyebaran video itu.

"Saya sih ambil hikmahnya saja, karena kasus ini hampir menghancurkan karier politik saya," ujarnya.

Sebelumnya, kasus video porno juga menyerang PDIP. Dikabarkan, pemeran wanitanya Caroline Margareth Natasha, anggota Fraksi PDIP di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Caroline membantah dirinya adalah pelakunya. Kasus itu sedang ditangani Badan Kehormatan DPR. [rok]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER