Kamis, 24 Juli 2014 | 17:40 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Darin Mumtazah, Festival Sandiwara KPK
Headline
Darin Mumtazah - foto:Twitter
Oleh: Marlen Sitompul
nasional - Rabu, 22 Mei 2013 | 14:26 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Munculnya nama perempuan cantik Darin Mumtazah yang dikabarkan sebagai orang dekat mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaq, dinilai sebagai festival sandiwara yang ditunjukkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wasekjen PKS Fahri Hamzah menilai, KPK mencoba memainkan opini publik untuk menghancurkan masyarakat melalui moral.

"Dia memenangkan opini publik. Publik kalau disinggung moral akan hancur. Lalu masuk ke hukum. Ini karena mau menghukum orang dihancurin dulu moralnya," kata Fahri, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Fahri menegaskan, adanya aturan penyadapan yang diabaikan KPK untuk menghancurkan moral seseorang. Ia menyebutkan penyadapan seharusnya diatur oleh undang-undang.

"Tapi di Indonesia PP penyadapan ditolak, KUHP diabaikan juga karena KPK lex specialis," tegasnya.

Menurut Fahri, institusi tindak kejahatan korupsi itu telah melanggar etika dan peraturan penyadapan. "Penyadapan maunya KPK saja. Karena penyadapan adalah perampasan hak seseorang sehingga harus diatur terlebih dahulu," katanya. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER