Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 4 Juli 2015 | 03:15 WIB
Hide Ads

Inilah Tugas KSAD Baru dari PDIP

Oleh : Marlen Sitompul | Rabu, 22 Mei 2013 | 12:15 WIB
Inilah Tugas KSAD Baru dari PDIP
Anggota Komisi I DPR Tjahjo Kumolo dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Muldoko - (Foto : inilah.com)

INILAH.COM, Jakarta - Setelah resmi dilantik menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Muldoko memiliki pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan secara serius.

Anggota Komisi I DPR Tjahjo Kumolo meminta Muldoko bisa memberi kemajuan berarti bagi peran dan kehidupan prajurit TNI AD.

"Kemampuan profesional dan kesejahteraan mutlak dilakukan," kata Tjahjo kepada wartawan lewat pesan singkat, Rabu (22/5/2013).

Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan itu mengatakan profesionalisme TNI AD mesti diikuti dengan modernisasi alutsista yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kinerja TNI AD.

"Hal ini penting guna menunjang kinerja kemiliteran prajurit baik dalam situasi darurat maupun sosial kemasyarakatan. Modernisasi alutsista secara terencana," katanya.

Sebagai prajurit sapta marga, kata Tjahyo, bukan kerja gampang. Untuk itu, Muldoko harus berani menentukan sikap siapa kawan siapa lawan. Setiap negara yang berupaya mengganggu dan merongrong wilayah kedaulatan teritorial Indonesia mesti ditindak tegas. "Ini tugas KSAD yang baru," tegasnya.

Namun demikian, Tjahjo berkeyakinan bahwa Muldoko mampu mengemban amanat sebagai KSAD. Hal ini karena Muldoko tercatat memiliki pengalaman operasi di berbagai daerah dan teritorial secara berjenjang.

Bukan cuma itu, sebagai matan Wakil Gubernur Lemhanas, Muldoko juga figur berwawasan yang bisa diajak berdiskusi tentang berbagi hal. "Selamat bertugas kepada Jendral Muldoko KASAD baru," ujar Tjahjo. [yeh]

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.