Find and Follow Us

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 20:44 WIB

Gayus Masih Kendalikan Mafia Pajak?

Oleh : Renny Sundayani | Kamis, 16 Mei 2013 | 15:52 WIB
Gayus Masih Kendalikan Mafia Pajak?
Gayus Tambunan - (Foto: inilah.com)

INILAH.COM, Jakarta - Dua pegawai pajak KPP Jakarta Timur yang tertangkap tangan tengah disuap diduga masih merupakan jaringan Gayus Tambunan. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Maki) menduga Gayus masih mengendalikan jaringan mafia pajak meskipun mendekam di LP Sukamiskin Bandung.

Dua Pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Jakarta Timur yang ditangkap Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) adalah Mohamad Dian Irwan Nuqishira (golongan IIID) dan Eko Darmayanto (IIIC). Mereka ditangkap saaat menerima suap dari Manager PT Master Steel, Effendi dan Teddy.

"Gayus Tambunan diduga masih mampu kendalikan mafia pajak termasuk dua pegawai pajak KPP Jakarta Timur yg kemarin tertangkap tangan KPK," kata Koordinator Maki, Boyamin Saiman,Jakarta, Kamis (16/5/2013).

Boyamin mengaku mendapat informasi dari pegawai Ditjen Pajak bahwa Gayus masih mampu mengendalikan kawan-kawannya di jaringan mafia ajak. "Saya minta KPK harus mampu bongkar mafia ini dan mafia pajak jaringan lain. Jika benar Gayus masih mampu kendalikan jaringannya, maka dia (Gayus)harus dipindah ke LP Nusakambangan," ujar dia.

Karena itulah, Gayus sebaiknya dipindahkan ke LP Nusakambangan karena jika Gayus ditahan LP Sukamiskin, Gayus masih mampu beli rumah mewah di Bandung di dekat LP Sukamiskin. "Dari mana dia (Gayus) dapat duit karena dulu seluruh rekeningnya sudah disita KPK, juga Gayus selain di LP Cipinang jadi korban penipuan, di LP Sukamiskin juga jadi korban penipuan," beber dia.

Jika Gayus dipindahkan ke Lapas Nusakambangkan Gayus tidak akan bisa beli rumah mewah karena di Nusakambangan tidak ada pemukiman penduduk ataupun perumahan.

"Di Nusakambangan sinyal HP dilacak, dan jaringannya pasti sulit komunikasi karena sulit besuk dan tamu betul-betul didata ketika akan menyeberang menggunakan kapal, kalau di Sukamiskin kan HP bebas, dibesuk tiap hari gampang, kan cuma perjalanan 1 jam dari Jakarta." [tjs]

Komentar

x