Minggu, 26 Oktober 2014 | 01:54 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Rekening Gendut Polisi Papua Hasil Illegal Logging
Headline
Wakil Ketua DPR Pramono Anung - (Foto : inilah.com/Wirasatria)
Oleh: Ajat M Fajar
nasional - Kamis, 16 Mei 2013 | 12:29 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua DPR Pramono Anung menduga rekening gendut sebesar Rp900 miliar milik anggota Polda Papua berpangkat aiptu (ajun inspektur satu) berasal dari uang haram yakni kasus penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) dan kasus illegal logging (pembalakan liar).

"Diduga yang bersangkutan ini melakukan manipulasi yang berkaitan dengan BBM, dan juga illegal logging, maka penegakkan yang ada internal Polri juga harus dilakukan. Kalau ini dibiarkan berlarut-larut, ini kredibiltas dan citra Polri akan semakin turun," tandas Pramono di Gedung DPR, Senayan, Kamis (16/5/2013).

Dia meyakini kasus ini akan semakin memperburuk citra Polri yang sebelumnya dihebohkan dengan kasus simulator SIM dimana anggota Polri Irjen Djoko Susilo menjadi tersangka karena menerima uang miliaran rupiah. "Ini mencengangkan, dan ini juga sangat merugikan bagi citra Polri," tegasnya.

Untuk itu, Pramono meminta Polri melakukan evaluasi mendalam terkait kinerja anggotanya di lapangan. Sehingga kedepannya hal-hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.

Sebagaimana ramai diberitakan, seorang anggota Polda Papua berpangkat aiptu memiliki rekening bernilai Rp900 miliar. Polisi ini mengaku berbisnis yang polanya patut dicurigai. Polisi tersebut bernama Aiptu Labora Sitorus yang bertugas di Polres Sorong. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER