Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 4 Juli 2015 | 08:37 WIB
Hide Ads

Proyek 'Aneh', DPR Bentuk Kotak Pengaduan

Oleh : Marlen Sitompul | Kamis, 16 Mei 2013 | 07:29 WIB
Proyek 'Aneh', DPR Bentuk Kotak Pengaduan
Inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi mengatakan, banyak kejanggalan dalam proyek-proyek di DPR. Salah satu proyek yang janggal adalah pengadaan fasilitas dan pemeliharaan rumah dinas anggota DPR.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan, pimpinan DPR dalam rapat pimpinan (Rapim) langsung sigap melakukan pengawasan. Menurutnya, pihaknya akan membentuk tim pengawas (Timwas) guna mengawasi program-program pemerintah yang menggunakan APBN.

"Ini semacam 'kotak' pengaduan masyarakat terkait penggunaan APBN. Di dalam tim itu, antara lain pimpinan DPR, fraksi, dan komisi-komisi terkait," kata Taufik, ketika dihubungi wartawan, di Jakarta, Rabu (15/5/2013).

Lebih lanjut Taufik mengatakan, masyarakat serta LSM dipersilahkan untuk menyampaikan pengaduan bilamana menemukan penyimpangan dalam penggunaan APBN. Dalam kesempatan itu, Taufik juga mempersilahkan Fitra mengadu ke institusi hukum khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika memang menemukan kejanggalan dalam proyek tersebut.

"Kita mendukung untuk dilaporkan jika memang ditemukan ada penyimpangan. Ini kaitannya dengan komitmen transparansi dan akuntabilitas DPR," kata Taufik.

Sebelumnya, Uchok mengatakan, DPR harus menghentikan proyek-proyek yang sudah dianggarkan pada tahun 2013. "Menurut kami, ada kejanggalan atau keanehan dalam anggaran proyek DPR tahun 2013. Oleh karena itu, kami minta proyek-proyek yang ada disetop terlebih dahulu," kata Uchok, kepada wartawan, Jakarta, Rabu (15/5/2013).

Untuk itu, Uchok mengatakan, Fitra sedang memantau seluruh proyek di DPR pada tahun 2013 yang akan segera berjalan. Salah satu proyek yang sedang dipantau Fitra adalah pengadaan fasilitas dan pemeliharaan rumah dinas anggota DPR. "Kami merasa ada yang tidak masuk akal dalam anggaran tahun ini," ujarnya. [mes]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.