Minggu, 21 Desember 2014 | 04:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Busyro: Kasus Suap Sapi Ganggu Pundi-pundi PKS
Headline
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas - (inilah.com/Agus priatna)
Oleh: Firman Qusnulyakin
nasional - Selasa, 14 Mei 2013 | 12:08 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas heran dengan langkah PKS melaporkan Juru Bicara KPK Johan Budi SP ke Mabes Polri atas tuduhan pencemaran nama baik terkait penyitaan enam mobil di DPP partai itu.

Menurut Busyro, Johan hanya menjalankan tugas menjawab pernyataan media dan sesuai dengan standar. Kendati begitu, Busyro menilai pelaporan Johan oleh PKS merupakan sebuah risiko jabatan karena KPK sudah masuk ke ranah korupsi politik, sehingga wajar saja ada gerakan-gerakan yang mengganggu.

Kasus korupsi sapi, kata dia, sangat mengganggu PKS yang mengumpulkan pundi-pundi partainya.

"Ada yang terganggu gerakan ATMisasi partai lewat pundi-pundi negara yang seharusnya dijaga dengan penuh amanah dan kejujuran dan menjauhi dusta-dusta politik yang merupakan 'dosa jariyah'," tandas Busyro, Selasa (14/5/2013).

"Kami semakin prihatin, rakyat dan umat yang tidak diedukasi dengan politik kejujuran menjadi korban sistemik korupsi politik. Puluhan juta rakyat tidak faham apa yang sesungguhnya ada di pusat-pusat politik. Sedangkan KPK mengetahui jeroan-jeroan dan episentrum korupsi," tutur Busyro.

Jika mereview, Johan sama sekali tidak pernah menyebutkan partai yang dipimpin Anis Matta itu saat penyitaan. Johan hanya menyebut pengelola gedung PKS tidak kooperatif. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER