Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 4 Agustus 2015 | 20:51 WIB
Hide Ads

Sabu dari India Diselundupkan dalam Bola Golf

Oleh : Ahmad Sayuti | Sabtu, 11 Mei 2013 | 13:45 WIB
Sabu dari India Diselundupkan dalam Bola Golf
Ilustrasi - Ist

INILAH.COM, Bandung - Kantor Bea dan Cukai Kanwil Jabar bekerjasama dengan Dit Reserse Narkoba Polda Jabar menggagalkan pengiriman sabu-sabu dari India seberat 215 gram via pos.

Sabu yang dikemas dan disimpan dalam bok mini set golf tersebut dikirim dari India melalui kiriman pos di Kantor Pos Lalu Bea (MPC) Bandung pada Jumat 3 Mei 2013.

Kabid P2 Kanwil Bea dan Cukai Jabar Untung P mengatakan, penggagalan penyelundupan kiriman sabu via Pos di Kantor Pos Lalu Bea (MPC) Bandung. Paket yang dicurigai itu berbentuk satu mini set stik golf berbahan kayu dan dua buah bola golf.

"Selain berisi stik dan bola golf, di dalam kotak tersebut berisi 215 gram sabu yang dibungkus plastik berwarna coklat," paparnya kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Sabtu (11/5/2013).

Ia menyebutkan pihaknya mengecek barang tersebut di laboratorium dan hasilnya positif sabu. Karena barang tersebut tidak ada yang mengambil, pihaknya langsung bekerjasama dengan Dit Resnarkoba Polda Jabar untuk melakukan delivery control guna mengetahui barang tersebut milik siapa.

Dir Resnarkoba Polda Jabar Kombes Pol Hafriyono menyebutkan, setelah mendapatkan laporan dari bea cukai pihaknya langsung menerjunkam tim untuk mengecek alamat yang dituju dalam paket sabu tersebut.

"Setelah kita cek ke alamat tujuan, petugas menangkap JM di Jalan Citapen, Cililin Kabupaten Bandung Barat," paparnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan, katanya, barang tersebut rupanya milik ND yang ada di Lapas Banceuy Bandung. Kemudian petugas pun mengembangkan ke Lapas Banceuy dan dari keterangan ND barang itu akan dikirim ke KJ.

Hafriyono menyebutkan, akhirnya petugas pun bersama JM menuju sebuah Pom Bensin BBS Cihampelas dan akhirnya bisa menangkap KJ saat menerima kiriman tersebut dari JM.

"Selain mengamnkan dua tersangka, kita juga berhasil menyita barang bukti berupa satu paket sabu seberat 215 gram senilai Rp 322 juta dan dua buah handphone. Sedangkan pengirim dari India Jhon Abi dinyatakan buron," bebernya.

Akibat perbuatannya para tersangka dijerat UU no 17 tahun 2006 tentang kepabeaan pasal 102 huruf e Jo UU No 35 2009 tentang narkotika pasal 113 ayat dua. Juga pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 sub pasal 132 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. [ito]

Tag :

Berita Terkait Lainnya

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.