Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 1 September 2015 | 02:46 WIB
Hide Ads

Pilgub Bali Jadi Bursa Taruhan Miliaran Rupiah

Oleh : Dewa Putu Sumerta | Jumat, 10 Mei 2013 | 10:57 WIB

Berita Terkait

Pilgub Bali Jadi Bursa Taruhan Miliaran Rupiah
Pemilihan Gubernur Bali - (Foto: ilustrasi)

INILAH.COM, Denpasar - Ajang Pemilihan Gubernur Bali pada 15 Mei 2013 menjadi moment bursa taruhan warga. Memanasnya bursa taruhan jelang pencoblosan, membuat pasar taruhan untuk para calon Gubernur (Cagub) Bali tergolong besar hingga mencapai belasan miliar rupiah.

Dalam bursa taruhan Pilgub Bali, para 'bebotoh' sudah ramai memasang taruhan untuk jago pilihannya. Ada yang memasang taruhan untuk paket Puspayoga dan Dewa Sukrawan, ada juga yang untuk paket Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta.

Nilai taruhan untuk para cagub ini pun bervariasi mulai ratusan ribu rupiah, jutaan, hingga miliaran rupiah. Bahkan ada 'bebotoh' yang menjagokan salah satu paket, mencari lawan taruhan dengan nilai taruhan mencapai angka fantastis Rp17 miliar.

Bursa taruhan menjelang Pilgub Bali ini diakui salah seorang tokoh masyarakat Bali Gusti Ngurah Harta. Pria yang akrab dipanggil Turah ini bahkan juga sempat diajak bertaruh dengan nilai taruhan senilai Rp1 miliar.

"Ya, saya juga sempat ditawari untuk bertaruh dengan nilai taruhan sebesar Rp1 miliar, namun tidak saya tanggapi," ujar pria murah senyum itu, Jumat (10/5/2013).

Dalam Pilgub Bali 15 Mei 2013 akan bertarung dua pasang jago yakni paket Puspayoga-Dewa Sukrawan (PAS) dengan nomor coblos 1, melawan paket Mangku Pastika-Ketut Sudikerta (Pastikerta) dengan nomor coblos 2.

PAS diusung PDIP, sementara Pastikerta diusung sembilan partai koalisi Bali Mandara yang terdiri dari Partai Demokrat, Golkar, Gerindra, Hanura, dan beberapa partai kecil lainnya. [yeh]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.