Kamis, 2 Oktober 2014 | 05:18 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ahmad Fathanah Beri Honda Jazz ke Vitalia Sesha
Headline
Ahmad Fathanah - Ist
Oleh: Firman Qusnulyakin
nasional - Senin, 6 Mei 2013 | 15:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Ahmad Fathanah, tersangka kasus pencucian uang terkait kasus pengurusan kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian memberikan mobil Honda Jazz warna putih dengan nomor polisi B 15 VTA yang kini disita KPK ke perempuan bernama Vitalia Sesha.

Tidak hanya mobil saja yang diberikan kolega bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq kepada Vita, jam tangan merk Chopard seharga Rp70 juta juga diberikan.

“Menurut pengakuan Vitalia Sesha yang telah diperiksa dua kali sebagai saksi, barang-barang seperti Honda Jazz warna putih dan jam tangan merk Chopard diberikan oleh Ahmad Fathanah sebagai teman,” kata Johan, Senin (6/5/2013).

Sebelumnya, KPK telah melakukan penyitaan terhadap empat mobil mewah atas nama Ahmad Fathanah ini. Penyitaan mobil yang nilainya miliaran rupiah ini berkaitan dengan perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang juga disangkakan KPK kepada Fathanah.

Keempat mobil mewah milik Fathanah yang disita KPK ini yaitu Toyota FJ Cruiser hitam bernomor polisi B 1330 SZZ dan Alphard putih bernomor polisi B 53 FTI yang dibeli di dealer di Pondok Indah, Land Cruiser Prado hitam bernomor B 1739 yang dibeli dari dealer Wiliam Mobil di Pondok Indah, serta sebuah Mercedes Benz.

Fathanah kini mendekam di Rutan KPK. Dia menjalani proses hukum atas kasus suap impor daging sapi dan pencucian uang. Fathanah diduga mengalirkan uangnya ke sejumlah pihak. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
alaniga
Rabu, 8 Mei 2013 | 00:40 WIB
Uang denda / sitaan sebaiknya disalurkan untuk pembangunan sarana dan prasarana bangsa dengan dicantumkan nama koruptor terkait agar malu.
Arif R.
Senin, 6 Mei 2013 | 17:08 WIB
Orang-orang seperti ini sangat 'LAYAK' di hukum mati, atau setidaknya hukum seumur hidup biar ada efek jera.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER