Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Januari 2015 | 15:23 WIB
Hide Ads

Delapan SD di Kediri Tidak Bisa Gelar UN

Oleh : - | Senin, 6 Mei 2013 | 12:03 WIB
Delapan SD di Kediri Tidak Bisa Gelar UN
inilah.com

INILAH.COM, Kediri - Delapan Sekolah Dasar (SD) di Kota Kediri, Jawa Timur tidak dapat menyelenggarakan Ujian Nasional (UN) tahun 2013. Penyebabnya, kedelapan sekolah tersebut tidak mampu mencapai jumlah standar minimal 20 orang siswa.

Kendati demikian, menurut Wali kota Kediri Samsul Ashar pelaksanaan UN tingkat SD di Kota Kediri berjalan lancar tanpa kendala. Para siswa dari delapan sekolah tersebut bergabung dengan sekolah penyelenggara lainnya.

"Sejauh ini berjalan lancar,dan untuk standar pensil sudah diintegrasi dengan baik dibanding daerah lain yang belum melakukan hal serupa. Dari total 54 SD di Kota Kediri hanya ada 46 penyelenggara. Sebanyak delapan sekolah tidak menyelenggarakan karena standar minimal murid yang mengikuti wajib 20 siswa," ujar Samsul Ashar usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah sekolah, Senin (6/5/2013)

Samsul juga melakukan sidak di sejumlah sekolah seperti SDS Santoyosep, SDS Pawyatan Dhaha 1 dan 2 di Jalan Hasanudin, SDS Petra dengan didampingi didampingi Dinas Pendidikan setempat. Karena selain siswa dan pengawas dilarang memasuki ruang, maka Wali kota hanya bisa melihat dari balik cendela.

Dari jumlah 5.224 peserta UN tingkat SD, Wali kota Kediri berharap kesemuanya lulus dan tidak ada yang absen tidak masuk kecuali sakit.

Samsul juga inspeksi mendadak di SDLB Putera asih jalan Medang Kamulan Kelurahan Semampir Kota Kediri. Di SDLB tersebut diketahui bahwa ada satu siswa tidak mengikuti UN karena sakit parah. Siswa tersebut merupakan murid SDLB dari Wilayah Tamanan, Kecamatan Mojoroto. [beritajatim]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.