Sabtu, 23 Agustus 2014 | 14:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
2 Cagub Bali Saling Serang
Headline
Pilgub Bali - (Foto : ilustrasi)
Oleh: Dewa Putu Sumetra
nasional - Minggu, 5 Mei 2013 | 02:39 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Denpasar - Dalam debat calon Gubernur Bali yang digelar di sebuah hotel di Denpasar Bali pada Sabtu malam (4/5/2013) ini, kedua cagub Bali sempat memanas.

Suasana debat Cagub Bali ini memanas saat calon Gubernur Puspayoga memaparkan tentang pembangunan pariwisata Bali dan membahas persoalan lingkungan hidup di Bali.

Dalam pemaparannya, Puspayoga menyatakan tidak boleh ada eksploitasi lingkungan untuk kepentingan pariwisata Bali. "Tidak boleh sewakan hutan bakau untuk kepentingan pariwisata, ini ironis sekali dengan program clean and green yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali," ujar Puspayoga.

Merasa diserang, Pastika langsung menanggapi pernyataan Puspayoga. Pastika balik bertanya soal harga sewa hutan bakau seperti yang disampaikan Puspayoga.

"Sekarang saya yang tanya, disewakan berapa (hutan bakau)? Itu tidak ada disewakan, yang ada rencana kerjasama kolaborasi dalam mengurus hutan itu, disewakan berapa ? Kalau tidak paham apa yang terjadi, jangan sebut disewakan. Disewakan berapa, dikontrakkan berapa?. Tidak pernah disewakan itu hutan. Kita hanya berencana kerjasama untuk urus sampah yang ada di sana, tanam kembali hutan bakau yang botak botak, dan pemanfaatannya bagi masyarakat sekitar," dalih Pastika dengan nada agak meninggi.

Mendapat jawaban itu Puspayoga mengatakan tidak tahu berapa nilai sewa hutan bakau tersebut. "Saya tidak tahu (berapa sewanya) karena tidak pernah diberitahu. Tapi saya tegaskan tidak boleh alih fungsikan hutan bakau, kita harus konsisten jaga lingkungan," jelasnya.

Melihat tensi debat yang mulai memanas, pembawa acara akhirnya menengahi perdebatan itu. Sementara dalam debat ini, tidak ada hal baru yang disampaikan oleh kedua pasang cagub. Masing-masing cagub, baik kubu Pastikerta (Pastika-Sudikerta) maupun kubu PAS (Puspayoga-Sukrawan), hanya mengulang janji atau program yang sudah disampaikan dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Puspayoga misalnya, menyatakan akan mengatasi ketimpangan pembangunan di Bali dengan program membangun Bali berbasis kabupaten/kota. Sementara disisi lain, Pastika kembali memaparkan program Bali Mandaranya, yakni mewujudkan Bali yang maju, aman, damai, dan sejahtera.

Di akhir acara debat, kedua pasang cagub sepakat untuk mewujudkan pemilihan Gubernur Bali yang damai dan berbudaya. Debat cagub Bali akan kembali di lakukan minggu depan untuk menguji kemampuan kedua kandidat.[jat]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Agung
Minggu, 5 Mei 2013 | 08:08 WIB
Selamat pagi, ini suatu kemajuan, debat didpn umum suatu pembelajaran positif bagi kita. Dari debat tadi malam kedua pasang baik namun pasangan PASTI - KERTA lebih mantap lebih mendasar serta time management nya tepat, penampilannya dgn pakaian adat ke pura, putih22 saya suka
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER