Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 5 Juli 2015 | 05:26 WIB
Hide Ads

SBY: Pengumuman Kenaikan Harga BBM Desas-desus

Oleh : Agus Rahmat | Selasa, 30 April 2013 | 11:33 WIB
SBY: Pengumuman Kenaikan Harga BBM Desas-desus
Presiden SBY - inilah.com

INILAH.COM, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membantah informasi yang beredar bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan diumumkan hari ini.

"Desas-desus, kapan harga BBM dinaikkan, bila dana kompensasi sudah siap dan ada, begitu dinaikkan disalurkan," ucapnya dalam musyawarah perencanaan pembangunan nasional (musrenbang) di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (30/4/2013).

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik yang memberitahu, hari ini, Presiden SBY akan mengumumkan kenaikan harga BBM. Bahkan, ia telah memberikan semacam petunjuk harga baru BBM bersubsidi yang akan ditetapkan."Di bawah Rp6.500," kata Jero, kemarin.

Para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, pimpinan lembaga negara non-kementerian, gubernur, walikota dan bupati hadir dalam musrenbang. Mereka mendengarkan penjelasan SBY terkait rencana penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Subsidi BBM perlu dikurangi karena membebani APBN. Menaikkan harga BBM secara terbatas dan terukur perlu dilakukan agar ketahanan ekonomi tidak terganggu. "Yang menikmati (subsidi) adalah golongan yang mampu dan kaya. Kalau dibiarkan menjadi tidak adil," katanya.

SBY menyadari saat menaikkan harga BBM, golongan tidak mampu akan mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pemerintah menyiapkan kompensasi, di antaranya adalah bantuan langsung sosial masyarakat, memberikan beras, beasiswa untuk si miskin dalam bentuk tunai, bantuan program keluarga harapan.

Rencana tersebut akan dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat yang saat ini reses. [rok]

Tag :

1 Komentar

Image Komentar
CAKTO - Selasa, 30 April 2013 | 12:26 WIB
Wuah kalau begitu jw asbun doong...kok beda dg p sby ? kasihan rakyat bingug, capek sering dengar berita yg simpang siur

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.