Sabtu, 29 November 2014 | 04:29 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pilgub Bali
Tim Pastika Kerahkan 5 Menteri, Aburizal & Prabowo
Headline
Mangku Pastika - IST
Oleh: Dewa Putu Sumerta
nasional - Minggu, 28 April 2013 | 08:38 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Denpasar - Ketua tim pemenangan paket Pastika-Sudikerta (PastiKerta), Made Mudarta menyatakan pihaknya akan habis-habisan agar memenangkan Pastika dalam Pilgub Bali.

Ketua DPD Partai Demokrat Bali itu mengaku untuk bisa mempertahankan kursi empuk Bali 1, pihaknya akan mengerahkan empat menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II asal Demokrat, dan satu menteri asal Golkar untuk berkampanye dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 15 Mei 2013.

"Kami akan all out untuk memenangkan pilgub ini dengan mempersiapkan kampanye agar seefektif mungkin, sehingga pesan-pesannya sampai ke masyarakat. Bahkan, pada masa kampanye nanti, jika sudah dicapai kesepakatan baik untuk menggelar kampanye dalam rapat-rapat terbuka atau tertutup, para jurkam siap hadir di Bali. Kami sudah daftarkan semua nama-nama jurkam baik dari tokoh-tokoh lokal maupun tokoh nasional ke KPU," ujar Mudarta ketika ditemui INILAH.COM, di Kantor KPUD Bali di Denpasar, Minggu (28/4/2014).

Menurut politikus asal Jembrana itu, empat menteri dari Partai Demokrat yang akan diterjunkan ke Bali yaitu Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan, Menpora Roy Suryo, Menhub EE Mangindaan, dan Menteri ESDM Jero Wacik. Sedangkan satu menteri asal Partai Golkar yang diturunkan untuk kampanye Menteri KKP Cicip Syarif Sutardja.

"Tidak hanya para menteri, petinggi partai juga sudah didaftarkan dan akan diturunkan sebagai jurkam untuk membakar semangat kader dan masyarakat guna memenangkan pasangan nomor urut 2," ungkap Mudarta.

Para tokoh nasional petinggi partai yang akan turun dalam Pilgub Bali adalah Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie, Partai Hanura Wiranto, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto serta petinggi partai lain pendukung paket PastiKerta.

"Hanya saja, semua itu tergantung pada kesepakatan dan perkembangan di lapangan, apakah nantinya, kubu PastiKerta sepakat dengan menggelar kampanye dengan rapat-rapat terbuka atau lebih memilih tertutup," tegasnya.

Mudarta memaparkan hal itu akan diatur sesuai jadwal kampanye, baik untuk menggelar model kampanye terbuka atau tertutup. "Secara pribadi, sebenarnya cenderung untuk memakai model kampanye lewat penyampaian visi misi kandidat dan tidak lewat pengerahan massa dalam jumlah besar. Pengerahan massa dalam rapat-rapar terbuka saat kampanye, selain berisiko terhadap gesekan antarpendukung juga dinilai berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat ketika terjadi pengerahan massa," paparnya.

Dalam Pilgub Bali mendatang, Pastika-Sudikerta (PastiKerta) diusung koalisi parpol di antaranya, Partai Demokrat, Golkar, Hanura, dan Gerindra. Pasangan ini akan bersaing memperebutkan kursi Bali 1 dengan Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (PAS) yang diusung Partai Demokrat Indonesia Perjuangan (PDIP). [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER